7 Tugas Staff Accounting Dalam Keuangan Perusahaan

tugas staf accounting

Tugas staff accounting dalam menangani keuangan sebuah perusahaan tentu ada berbagai macam dan cukup kompleks.

Menduduki posisi penting yang satu ini artinya memiliki dan memegang peranan penting dalam pengaturan keuangan.

Misalnya dalam hal pembukuan, mengatur kas perusahaan secara optimal, hingga melakukan verifikasi kelengkapan dokumen pendukungnya.

Oleh sebab itu umumnya posisi yang penting ini menuntut seseorang dengan kemampuan serta kecerdasan yang mumpuni.

Supaya semua hal tentang keuangan perusahaan berjalan lancar dan optimal

Lebih jelasnya, berikut ini beberapa tugas penting yang harus dilakukan oleh posisi akuntan perusahaan.

1. Tugas Staff Accounting Dalam Mencatat Pemasukan Dan Pengeluaran Perusahaan

Untuk menjadi seorang staff accounting yang baik maka Anda bisa memulainya dengan mengerjakan seluruh hal yang menjadi tugas akuntan.

Salah satu hal yang menjadi tugas staff accounting ini adalah mencatat dan memposting seluruh transaksi.

Hal ini termasuk pemasukan dan pengeluaran perusahaan.

Yang mana kegiatan ini melibatkan adanya pencatatan semua pemasukan dan pengeluaran ke dalam buku besar akuntansi perusahaan.

Posting jurnal atau seluruh transaksi keuangan ini bisa menggunakan atau memanfaatkan sistem komputasi.

Agar nantinya pekerjaan tersebut dapat berjalan lebih lancar.

Baca juga: 12 Cara Mengelola Gaji 3 Juta Agar Kondisi Finansial Aman

2. Membuat Pembukuan Dari Transaksi Keuangan Perusahaan

Membuat pembukuan lebih tepatnya dari transaksi keuangan yang telah terjadi di perusahaan juga menjadi tugas dari staff accounting.

Maka segala hal yang berhubungan dengan transaksi keuangan di perusahaan haruslah tercatat dengan tepat.

Hal ini dimaksudhkan agar dapat mendukung proses pembuatan pembukuan.

Namun tentunya seluruh aktivitas mulai dari pencatatan transaksi perusahaan hingga pembuatan pembukuan haruslah mengacu pada standar pelaporan akuntansi perusahaan.

Selain itu aktivitas pembuatan pembukuan dari transaksi yang terjadi di perusahaan ini juga sebaiknya sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.

3. Tugas Staff Accounting Membuat Laporan Keuangan Perusahaan

Tugas utama seorang staff accounting rupanya tidak hanya berhenti sampai dengan aktivitas pembuatan jurnal dan pembukuan perusahaan saja.

Namun tim akuntansi perusahaan juga seharusnya membuat laporan keuangan sehingga bisa menampilkan rekapitulasi keuangan perusahaan secara tepat.

Membuat laporan keuangan ini bisa dimulai misalnya dengan langkah membuat format laporan yang memang sesuai dan berlaku untuk perusahaan.

Laporan keuangan perusahaan dalam hal ini bisa menggunakan format yang sederhana saja namun dapat memberikan informasi keuangan secara rinci.

Laporan keuangan memang perlu dihadirkan secara tertulis agar pihak pimpinan perusahaan dapat melihatnya dan melakukan pengecekan ulang.

4. Tugas Untuk Melakukan Filling Dokumen Ke Dalam Sistem Perusahaan

Proses filling dokumen atau data entry dalam akuntansi juga menjadi bagian penting dari aktivitas staff accounting untuk keperluan keuangan perusahaan.

Dalam pekerjaan tersebut membutuhkan beberapa  dokumen pendukung agar nantinya filling dokumen bisa tepat dan jauh dari berbagai macam kesalahan.

Pekerjaan ini mungkin memerlukan beberapa kelengkapan seperti misalnya data jurnal akuntansi yang di dalamnya terdapat transaksi keuangan perusahaan.

Aktivitas ini mungkin memerlukan pula jurnal operasional yang tentunya juga sangat penting bagi pembuatan laporan keuangan sekaligus filling dokumen.

Baca juga: 9 Tempat Menyimpan Dokumen Penting Unik Dan Menarik

5. Melakukan Verifikasi Kelengkapan Dokumen Keuangan Perusahaan

Hal selanjutnya yang juga menjadi bagian tugas dan tanggung jawab dari staff accounting adalah melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dokumen keuangan.

Verifikasi kelengkapan dokumen ini meliputi berbagai kegiatan seperti misalnya verifikasi terhadap dokumen kuitansi dan faktur serta invoice ataupun nota.

Seluruh dokumen tersebut sudah seharusnya mengalami proses penyimpanan yang rapi dan tertata sehingga bisa dimanfaatkan dan digunakan secara maksimal.

Jika seluruh bukti atau dokumen yang ada ini tidak hilang dan masih lengkap maka nantinya laporan keuangan perusahaan menjadi sah

6. Tugas Staff Accounting Menyusun Laporan Mengenai Perpajakan Perusahaan

Masih ada pula tugas accounting lainnya yang tentunya juga sangat penting bagi kelangsungan perusahaan yaitu membuat laporan mengenai perpajakan pada perusahaan.

Pembuatan atau penyusunan laporan mengenai perpajakan ini menjadi suatu keharusan karena adanya pajak yang memang dibebankan pada tiap perusahaan.

Dalam hal ini accounting staff perlu menghitung secara tepat seluruh pajak misalnya seperti pajak penghasilan yang dikenakan pada tiap pegawai.

Untuk itu Anda yang bekerja sebagai akuntan tentu saja memegang peranan penting dalam menyusun proses pelaporan pajak perusahaan.

7. Tugas Staff Accounting Termasuk Melakukan Perhitungan Gaji Karyawan Perusahaan

Tugas lainnya yang juga harus dilakukan oleh seorang staff accounting adalah melakukan perhitungan gaji karyawan yang tidak boleh sampai salah.

Untuk itu setiap akuntan perlu mengetahui dengan secara lebih jelas dan rinci mengenai gaji dari tiap karyawan di perusahaan.

Sebab pada dasarnya seorang akuntan memiliki tugas untuk menghitung gaji karyawan secara detail.

Perhitungan bisa meliputi gaji pokok dan juga uang lembur serta bonus dan hal lainnya seperti pajak.

Seluruh pekerjaannya ini tentu saja harus bisa dipertanggungjawabkan baik kepada seluruh karyawan maupun kepada perusahaan.

Baca juga: 8 Aspek Penting Mengenai Perhitungan Uang Pensiun PNS

Itulah beberapa tugas staff accounting dalam menangani keuangan perusahaan secara kompleks dan tepat.

Untuk dapat menjalani berbagai macam tugas di atas, pastinya ada banyak keahlian yang diperlukan.

Maka tidak heran jika seorang staff yang menduduki posisi akuntan pada perusahaan harus minimal seorang sarjana.

Bukan sembarang sarjana namun berasal dari jurusan akuntansi dan sejenisnya yang sesuai.

Sehingga saat melaksanakan pekerjaan tidak mengalami masalah yang besar dan paham seluk beluk dasar akuntansi.

Apalagi seluruh pekerjaan tersebut juga membutuhkan ketelitian dan kecermatan yang tinggi.

Meskipun dapat menggunakan bantuan komputasi namun tetap memerlukan ketelitian dalam melaksanakannya.

Dengan demikian maka kondisi keuangan perusahaan dapat diketahui dengan mudah dan tidak mengalami masalah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.