Teori Kepemimpinan Karismatik, Definisi Hingga Karakteristiknya

teori kepemimpinan kharismatik

Teori kepemimpinan karismatik merupakan salah satu teori yang membahas tentang gaya kepemimpinan dengan metode tersebut.

Banyak yang mungkin belum mengetahui bahwa dalam menjalankan kepemimpinan ada banyak gaya yang dapat diterapkan.

Salah satunya yaitu melalui gaya kepemimpinan yang satu ini dengan aneka macam karakteristik dan contohnya.

Meskipun bentuk kepemimpinan tersebut cukup umum, namun sering kali timbul pertanyaan bagaimana pengertian gaya kepemimpinan tersebut sebenarnya.

Dari sederet jenis kepemimpinan lainnya, misalnya kepemimpinan transformasional, tentunya pemimpin karismatik memiliki gaya dan ciri-ciri tersendiri.

Untuk lebih jelasnya, di bawah ini menjelaskan mengenai definisi kepemimpinan dengan model karismatik, beserta karakteristik dan contohnya.

A. Definisi Teori Kepemimpinan Karismatik

Untuk memahami bagaimana model kepemimpinan ini bekerja, mulailah dengan memahami arti dasar dari karismatik itu sendiri.

Karismatik merupakan kata yang memiliki bentuk dasar kata karisma, artinya pesona atau daya tarik seseorang pada orang lain.

Dengan demikian, bentuk kepemimpinan yang satu ini menekankan pada kemampuan seorang pemimpin dalam menarik hati para pengikut atau bawahannya.

Hal tersebut berkat karisma serta pesona yang menonjol hingga mampu memberikan inspirasi pada para pengikut atau bawahannya.

Maka dari itu menurut para ahli di banyak makalah, pemimpin yang memiliki pesona tersebut akrab disebut dengan pemimpin karismatik.

Baca juga: 11 Cara Menjadi Pemimpin yang Baik Dalam Organisasi

B. Karakteristik Teori Kepemimpinan Karismatik

Lain halnya teori transaksional, maka lain pula dengan teori karismatik.

Maka dari itu tidak mengherankan jika bentuk kepemimpinan dengan gaya karismatik ini memiliki karakteristik yang berbeda.

Secara umum biasanya pemimpin yang memilih gaya dan metode karismatik ini memiliki karakteristik atau ciri-ciri seperti berikut ini.

  • Ciri yang paling utama yaitu visioner, dimana pemimpin akan merencanakan semua keputusan dengan bijaksana demi masa depan yang lebih baik.
  • Pemimpin dengan gaya ini cukup kreatif dan mampu memikirkan segala sesuatu di luar kotak.
  • Umumnya mereka dapat melihat serta menerima masalah sebagai tantangan yang menarik untuk diselesaikan.
  • Pemimpin seperti ini juga memiliki kepribadian yang kuat dan penuh rasa percaya diri. Sehingga tidak heran jika para pengikutnya setia dalam mengikuti dan menerima seluruh arahannya.
  • Pemimpin yang karismatik juga rendah hati dan termasuk sangat peka terhadap sekitarnya. Mereka selalu mencoba untuk tidak melukai perasaan orang lain.
  • Karakteristik lainnya yaitu berani mengambil resiko dalam mewujudkan visi dan misi secara optimal.
  • Pemimpin dengan model seperti ini juga merupakan komunikator yang handal. Mereka dapat mengkomunikasikan maksud dan tujuan mereka dengan baik melalui pidato dan kata-kata yang menghanyutkan.
  • Ciri berikutnya yaitu mampu menjadi agen perubahan yang membawa pengikutnya menuju pada masa depan yang lebih baik.
  • Pemimpin karismatik juga pantang menyerah dan tidak putus asa dalam menjalankan visi dan misinya. Meskipun membutuhkan perjuangan besar yang sulit, namun umumnya mereka tidak mudah merasa takut akan kegagalan begitu saja.
  • Karakteristik menonjol lainnya termasuk mudah merasa bangga terhadap diri sendiri yang membuat mereka merasa puas dan bahagia dengan pencapaiannya.

Baca juga: 11 Cara Mengatur Bawahan yang Baik Agar Kinerjanya Optimal

C. Contoh Teori Kepemimpinan Karismatik

Ada banyak contoh pemimpin di dunia maupun di Indonesia yang memiliki gaya kepemimpinan karismatik tersebut.

Beberapa pemimpin yang memiliki sifat karismatik ini antara lain yaitu seperti berikut ini.

1. Martin Luther King

Tentu sudah cukup banyak yang mengenal sepak terjang maupun sejarah dari tokoh ternama di dunia yang satu ini.

Sebagai seorang pemimpin yang mampu menggerakkan para pengikutnya, Martin Luther King merupakan salah satu pemimpin karismatik yang diingat sepanjang masa.

2. John F. Kennedy

Berikutnya ada juga John F. Kennedy yang mendapatkan kepercayaan penuh dari para pengikutnya.

Sepanjang masa hidupnya, pemimpin yang satu ini benar-benar mendapat penghormatan dan kepercayaan penuh dari rakyatnya.

Meskipun sayang sekali bahwa tokoh dunia yang satu ini harus memiliki akhir hidup yang kurang menyenangkan.

Namun demikian visi, misi dan kerja kerasnya tetap menjadi ingatan banyak orang hingga hari ini.

3. Winston Churchill

Winston Churchill juga merupakan salah satu contoh yang cukup baik jika membicarakan tentang pemimpin yang memiliki karisma.

Maka dari itu tidak mengherankan jika dia memiliki banyak pengikut dan mendapat kepercayaan sepenuhnya dari para pengikutnya tersebut.

4. Ir. Soekarno

Di Indonesia tentu semua sudah cukup mengenal sepak terjang dan sejarah perjuangan Ir. Soekarno.

Presiden pertama Indonesia tersebut merupakan sosok yang penuh pesona dan karisma yang mendalam.

Tidak heran jika hingga hari ini masih banyak yang mengenangnya sebagai sosok yang mengagumkan.

Bahkan masih banyak yang menghormati dan mengenang Ir. Soekarno sebagai salah satu pemimpin terbaik di Indonesia.

Baca juga: 7 Cara Menghadapi Anak Buah yang Susah Diatur Dengan Berwibawa

D. Kelebihan Dan Kekurangan Kepemimpinan Kharismatik

Setiap metode dan gaya kepemimpinan tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Demikian juga jika membicarakan tentang gaya kepemimpinan yang satu ini.

Ada beberapa kelebihan yang menarik, namun juga ada kekurangan yang harus diketahui.

Mulai dari kelebihan yang ada pada metode ini, yaitu terdiri dari beberapa poin berikut di bawah ini.

1. Kepemimpinan Karismatik Dapat Menjadi Katalisator

Salah satu kelebihan serta kekuatan dari gaya pemimpin yang berkarisma yaitu mampu menjadi katalisator kepada para pengikutnya.

Mereka mampu membawa pengikutnya menuju ke arah yang lebih baik.

Sehingga secara tidak langsung juga membantu mewujudkan visi dan misi yang membuat perusahaan atau organisasi dapat meningkat.

Hal ini karena mereka tidak cepat merasa puas dan selalu ingin meningkatkan diri untuk mencapai yang lebih baik dari waktu ke waktu.

2. Mampu Membangun Komitmen

Bentuk pemimpin yang berkarisma juga mampu membangun komitmen para pengikut dan bawahannya secara maksimal.

Berkat pesona dan karismanya maka tidak mengherankan jika para bawahan dan pengikutnya kompak mewujudkan visi dan misi bersama.

3. Memberi Energi Positif Pada Para Pengikutnya

Pemimpin yang memiliki karisma juga dapat dengan mudah memberikan energi yang positif kepada para pengikutnya.

Melalui kata-katanya, mereka dapat memacu para pengikutnya untuk merasa bersemangat menjalankan visi dan misi yang disepakati.

Sehingga tidak heran jika pemimpin dengan model tersebut mampu membuat perusahaan atau organisasi berkembang lebih pesat.

Di sisi lain ada juga kekurangan yang harus diperhatikan dan bisa membawa pada kerugian.

Secara umum tipe pemimpin dengan gaya yang karismatik memberikan kelemahan atau kekurangan seperti berikut.

4. Pemimpin Karismatik Terlalu Percaya Diri

Salah satu kelemahan yang sering kali dijumpai yaitu rasa percaya diri yang terlalu tinggi dari pemimpin dengan gaya karismatik.

Mereka beranggapan bahwa seluruh ide dan pemikiran yang mereka kemukakan merupakan yang terbaik.

Bahkan sebagian besar menganggap dirinya yang paling pantas dalam memimpin dan paling baik maupun paling tangguh.

Akhirnya sering kali hal ini menjadi momok yang menjatuhkan para pemimpin dengan gaya karismatik tersebut.

5. Tidak Ada Regenerasi Dalam Kepemimpinan Karismatik

Kelemahan berikutnya yaitu tidak ada regenerasi dalam metode kepemimpinan tersebut.

Akibatnya di masa kepemimpinan selanjutnya bisa jadi tidak ada yang meneruskan dan visi maupun misi menjadi terhenti begitu saja.

Maka dari itu tidak mengherankan jika perusahaan maupun organisasi dengan pemimpin seperti ini tidak bertahan lama.

Baca juga: 10 Tips Untuk Bersikap Tenang Sekaligus Berwibawa

Melalui penjelasan di atas, tentu sekarang cukup jelas bagaimana sebenarnya teori kepemimpinan karismatik tersebut.

Sehingga bagi yang ingin menerapkan model kepemimpinan seperti ini seharusnya tidak lagi merasa kebingungan atau mengalami masalah.

Demikian pula jika ingin melihat contoh dan maksud dari jenis kepemimpinan ini.

Dengan membaca secara runut seluruh informasi di atas, maka mencoba menerapkan gaya kepemimpinan ini tidak sulit.

Yang paling penting tidak lupa juga untuk memahami bagaimana kelebihan dan kekurangan dalam metode tersebut.

Sehingga nantinya tetap dapat memperoleh hasil yang terbaik dalam meraih visi dan misi organisasi maupun perusahaan sepenuhnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Exit mobile version