10 Tips Posisi Sikap Duduk Yang Benar Dan Sehat

Tips Posisi Dan Sikap Duduk Yang Benar Dan Sehat

Posisi dan sikap duduk yang benar dan sehat. Bila dihitung-hitung dari 24 jam dalam sehari, mungkin waktu duduk kita bisa hingga 10 jam. Mulai dari berkendara ke kantor pada pagi hari, istirahat makan siang di kantor, bahkan saat kita beribadah. Postur duduk yang salah dapat menyebabkan penyakit tulang belakang, dan jika tidak ditangani sejak dini akan menimbulkan efek samping dikemudian hari. Postur duduk yang salah bisa menyebabkan badan sakit atau sakit punggung. Apalagi jika Anda terbiasa duduk dengan membungkuk, tubuh Anda akan menjadi kurang lurus dan postur tubuh Anda akan berubah.

Tips Posisi Dan Sikap Duduk Yang Benar Dan Sehat

Tidak hanya dapat mencegah cedera punggung dan pinggang, tetapi postur duduk yang benar juga dapat meningkatkan konsentrasi dan menjaga postur tubuh yang baik. Duduk dengan cara postur tubuh yang benar sesungguhnya juga dapat menambah rasa PD Anda. Anda harus mengambil banyak langkah untuk mendapatkan posisi duduk yang benar. Berikut beberapa tips postur tubuh yang benar agar tulang belakang tetap sehat:

1. Duduk tegak.

Pertama-tama, pastikan pinggang dan pinggul Anda menyentuh bagian depan dan belakang kursi. Kemudian, ambil postur tubuh hingga Anda melihat lengkungan pada tulang punggung. Menggunakan posisi duduk ini pada awalnya mungkin membuat Anda tidak nyaman, tetapi lama kelamaan Anda akan terbiasa dan Anda juga bisa dengan meletakkan sebuah bantal kecil di bagian belakang punggung bawah Anda. Bantal kecil ini bisa menopang punggung bawah sehingga Anda bisa menjaga postur tubuh yang benar saat duduk.

2. Penataan kursi senyaman mungkin

Secara umum penataan kursi kerja harus dapat menunjang kenyamanan penggunanya, seperti ketinggian dan sudut sandaran. Pastikan juga untuk Anda mengatur kursi yang sesuai dengan posisi postur tubuh Anda, bisa dengan menaikkan atau juga menurunkan ketinggian dari kursi agar bagian kaki Anda bisa nyaman untuk menyentuh lantai. Jika kaki Anda tidak menyentuh lantai, selama kaki Anda tidak menggantung, gunakan bantal atau alas kaki lainnya.

Letakkanlah tangan Anda di bagian atas meja dan dengan membentuk seperti huruf L (sudut 90 derajat). Usahakan lengan Anda tidak terlalu jauh dari tubuh Anda, karena hal itu akan meningkatkan tekanan pada bahu dan lengan Anda. Satu hal lagi, sebaiknya letakkan kursi tidak terlalu jauh dari meja. Ini untuk mengurangi kerja keras otot saat melakukan aktivitas mengetik.

3. Kaki menyentuh lantai akan membantu posisi sikap duduk yang benar dan sehat

Seperti disebutkan di atas, postur duduk yang benar harus memastikan bahwa kaki menyentuh lantai. Meskipun lutut Anda ditekuk pada sudut yang benar, pastikan pinggul Anda dapat menopang berat badan Anda dengan baik. Apalagi bagi yang menggunakan sepatu hak tinggi, jangan memakai sepatu ini saat duduk (jika harus duduk dalam waktu lama). Selain itu, jangan menyilangkan kaki saat duduk. Pasalnya, kebiasaan ini diduga dapat menghambat aliran darah sehingga menyebabkan otot menjadi kaku.

4. Tubuh pada bagian atas serta bagian bawah harus dalam posisi nyaman

Bagian tubuh atas, selain pada punggung dan pinggang yang harus tegak, juga harus lah bisa di aplikasikan pada bagian kepala dan leher anda. Pastikan kepala dan leher dalam posisi tegak dan jangan mengabaikan kenyamanan. Sedangkan untuk tubuh bagian bawah, coba sejajarkan pinggul dan lutut.

5. Mengatur jarak dan ketinggian layar ke posisi duduk yang ideal

Hal berikutnya yang harus diperhatikan adalah jarak antara mata dan layar komputer. Memperhatikan bahwa posisi layar akan mempengaruhi kenyamanan postur duduk, tentunya juga akan mempengaruhi kesehatan mata, maka diperlukan perhatian khusus.

Cara memposisikan layar komputer pada ukuran yang ideal adalah dengan merentangkan tangan ke depan dan menempatkannya di atas meja. Posisi ujung jari adalah posisi ideal untuk layar komputer. Jangan lupa juga sesuaikan ketinggian layar komputer. Idealnya, tinggi komputer tidak boleh kurang dari atau lebih dari 5 (lima) sentimeter dari posisi mata. Memosisikan monitor terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menyebabkan masalah mata dan leher.

6. Selain layar monitor, posisi keyboard juga harus diperhatikan untuk mendukung postur duduk yang benar.

Letakkan keyboard di depan layar komputer dan beri jarak sekitar 10 (sepuluh) cm antara keyboard dan tepi meja. Tujuannya untuk memberi ruang pada pergelangan tangan Anda saat Anda mengetik. Untuk menambah kenyamanan, terutama jika Anda meletakkan keyboard komputer di posisi yang lebih tinggi, Anda dapat meletakkan sandaran tangan.

Selain untuk menjaga agar pergelangan tangan Anda tetap sejajar dengan keyboard, menggunakan sandaran juga dapat membantu mengendurkan otot-otot pergelangan tangan Anda dan menghindari kaku saat mengetik. Untuk tetikus, posisikan di tempat yang terjangkau. Saat memegang mouse, pastikan pergelangan tangan Anda lurus untuk meminimalkan kekakuan otot.

7. Letakkan barang yang urgent penting di tempat yang terjangkau

Selain komputer, tentunya ada objek vital lain yang perlu di meja kerja, seperti printer dan ATK. Agar gerakan tangan tidak terlalu besar yang akan membuat otot tangan cepat lelah dan cepat terasa kaku, aturlah tata letak benda-benda tersebut dengan cara yang mudah dijangkau.

8. Jangan menoleh dengan tiba-tiba saat seorang rekan memanggil Anda dari belakang

Jangan membalikkan tubuh tanpa mengubah postur kaki Anda. Yang ada nantinya hanyak akan menghancurkan postur duduk Anda yang benar. Yang terbaik adalah memutar kursi sehingga seluruh tubuh menghadap teman yang memanggilnya. Dalam kasus ini, memutar punggung Anda secara tiba-tiba dapat menyebabkan otot punggung dan bokong menegang, yang menyebabkan kekakuan dan nyeri.

9. Sesekali istirahat

Meskipun Anda telah mengadopsi dan mengaplikasikan postur duduk yang benar, ini tidak berarti bahwa Anda dapat duduk sepanjang hari dari awal bekerja hingga jam kerja. Setiap beberapa jam, cobalah istirahat dengan cara berdiri, berjalan atau hanya melakukan beberapa latihan peregangan. Hal ini sangat penting untuk menjaga tubuh (terutama pinggang, punggung, leher dan tangan) rileks. Oleh karena itu, jika Anda tidak ingin mengalami sakit fisik di kemudian hari, mohon jangan memaksa tubuh Anda untuk duduk terus menerus.

Baca juga: 11 Cara Ampuh Meningkatkan Produktivitas Kerja

10. Konsumsi Air yang banyak

Duduk dalam jangka waktu yang panjang akan meningkatkan resiko pembentukan batu ginjal. Oleh karena itu, selain melakukan peregangan secara teratur, sangat disarankan agar Anda minum air putih yang cukup.

Ingatlah bahwa duduk terlalu lama, terutama duduk dengan posisi yang salah, dapat meningkatkan kekakuan dan kelemahan kaki, nyeri punggung dan pinggul, kaku bahu dan leher, kompresi saraf, obesitas, varises, penyakit jantung, diabetes, dan depresi. Beberapa hasil riset bahkan membeberkan bahwa duduk lama dan kurang olahraga akan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung yang berujung kematian.

Mulai saat ini, perhatikan setiap posisi duduk dan praktikkan cara mempertahankan posisi duduk yang benar. Jangan lupa untuk selalu melakukan peregangan tubuh dalam jangka waktu tertentu untuk menghindari cedera dan penyakit yang tidak perlu. Demikian informasi mengenai posisi dan sikap duduk yang benar dan sehat yang perlu Anda perhatikan. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.