10 Perbedaan Administrasi Negara Dan Administrasi Publik

perbedaan administrasi negara dan administrasi publik

Ahli administrasi telah banyak menulis atau mempublikasikan penelitian yang berkaitan dengan administrasi. Namun bagi masyarakat khususnya para pelajar yang pendidikannya bukan Jurusan Ilmu Sosial Politik ataupun Jurusan Ilmu Administrasi, walaupun pada dasarnya informasi apapun di internet tentunya mudah didapatkan, namun masih kurang paham dengan ilmu ketatanegaraan. Berikut 10 hal yang kami rangkum berhubungan dengan perbedaan Administrasi Negara dan Adminstrasi Publik:

1. Perbedaan Substansi

Berkaitan dengan hal tersebut, kami mencoba membahas informasi tentang perbedaan antara kedua istilah ini. Pada dasarnya administrasi publik adalah perubahan makna dan substansi dari istilah negara. Adapun pengertian manajemen administrasi, banyak ahli administrasi (seperti Liang Jie, George Terry, Sandown P. Siagan, dll) telah menjelaskan kedua istilah ini sendiri.

Baca juga: Pengertian Remunerasi PNS: 11 Hal yang Harus Diketahui

2. Perspektif beda namun dengan Tujuan yang sama

Adm. negara telah menjadi perspektif adm. publik. Kalau dikatakan artinya sudah berubah, apakah nama Administrasi Negara akan berubah menjadi Administrasi Publik? Oleh karena itu, Penamaan administrasi negara masih menjadi perdebatan. Namun demikian, untuk memperoleh pengakuan, administrasi negara tetap dipandang sama dengan administrasi publik, sedangkan administrasi publik dapat diartikan sebagai rangkaian kegiatan yang dilakukan secara bekerjasama untuk mencapai tujuan dalam proses pengelolaan negara.

3. Istilah Administrasi Negara

Perbedaan mendasar dalam administrasi negara adalah publik di sini hanya diartikan sebagai negara. Artinya pelaku pemerintahan hanya dijalankan oleh pemerintah / birokrasi (single agent), karena metode yang digunakan disini adalah dengan menggunakan negara / pemerintah sebagai motor penggerak dalam kegiatan pemerintahan yang sejalan dengan konsep good governance. Karena arah adm. negara lebih menitikberatkan pada kegiatan kenegaraan, maka fungsi pemerintahan sebagai pelayanan publik tidak melibatkan peran masyarakat dalam kegiatan adm. negara / pemerintahan itu sendiri (administrasi publik).

Dalam kegiatan administrasi yang dilakukan oleh birokrasi sebagai organisasi pemerintahan, dalam kajian manajemen administrasi negara, kegiatan administrasi didasarkan pada jenis organisasi Weberian, sehingga kegiatan administrasi seringkali bersifat kaku (rigid), lebih mengedepankan sistem hierarki daripada berorientasi pelanggan.

4. Istilah Administrasi Publik

Adapun dalam adm. publik, di mana negara tidak lagi menjadi bagian utama dari operasi, tetapi menjadi fasilitator dan katalisator, dan dianggap penting bagi sektor swasta dan aspirasi publik. Publik di sini tidak hanya berarti negara, tetapi juga swasta dan masyarakat. Oleh karena itu bagi pelaksana / peserta penyelenggara pemerintahan publik melibatkan tiga (tiga) unsur yaitu masyarakat, pihak swasta dan negara atau pemerintah.

ilustrasi perbedaan perspektif dan kesamaan tujuan dari administrasi negara dan administrasi publik

Hal ini sejalan dengan konsep good governance dan merupakan perubahan dan perkembangan konsep good governance itu sendiri. Oleh karena itu, dalam kajian adm. publik, negara tidak lagi menjadi peran utama, tetapi sebagai promotor dan katalisator kepentingan dan aspirasi swasta dan masyarakat, sehingga menjadi acuan bagi penyelenggara pemerintahan sendiri untuk menjalankan perannya sebagai pelayanan publik.

5. Penyelenggaraan Administrasi Negara dan Administrasi Publik

Cara-cara administrasi negara tidak lagi terbatas pada negara, tetapi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan (publik) yang berbeda, karena untuk menghadapi perubahan dan persaingan yang semakin kompleks, negara juga harus menyesuaikan diri untuk menjalankan tugasnya secara profesional, termasuk menjalankan tugas publik. Manajemen administrasi dilakukan dengan membedakan ekspektasi sektor swasta dan publik (menempatkan pelanggan pada kursi pengemudi) untuk membedakan administrasi negara dari administrasi publik itu sendiri.

6. Kontroversi penamaan

Masih sulit untuk mengatakan bahwa publik dan negara memiliki arti yang sama. Istilah publik memang menunjukkan masyarakat umum, yang artinya bagian dari negara. Namun istilah “publik” sangat kontradiktif dengan istilah “privat/swasta”. Pada saat yang sama, sektor swasta sendiri tetap menjadi bagian dari negara. Badan usaha swasta dan badan usaha milik negara, meskipun bukan badan usaha milik negara, tetap menjadi bagian dari negara.

Selain di atas, terjadi pula perdebatan tentang arti “administrasi publik” dalam bahasa Inggris. Jika dijelaskan langsung dalam bahasa Indonesia maka kita akan mengatakan “administrasi publik”, tetapi kenyataannya biasa disebut administrasi negara. Kemudian muncul pertanyaan, “Mengapa kita harus menggunakan kata “publik” dalam bahasa Inggris, dan mengapa tidak menggunakan kata “nasional”?

Dalam arti kata “administratif” di Amerika Serikat sudah mengandung unsur negara. Dengan cara ini, tersirat maksud dari administrasi publik itu sendiri dan bersifat publik. Secara khusus, dapat dikatakan bahwa nama administrasi publik membedakannya dari administrasi privat. Oleh karena itu, nama administrasi publik lebih kepada profesionalisasi penyelenggaraan negara dan diferensiasi penyelenggara negara, karena privat dan publik adalah dua hal yang sama dalam membangun negara.

7. Jurusan Administrasi Negara

perbedaan administrasi negara dan administrasi publik dari penjurusan

Secara umum, jurusan administrasi negara merupakan program studi yang bertujuan untuk mempelajari bagaimana penyelenggaraan administrasi secara lebih spesifik, khususnya mempelajari ketatanegaraan dan komponen-komponennya. Departemen administrasi negara mempelajari semua proses yang terkait dengan implementasi atau penegakan hukum / peraturan yang dikeluarkan oleh lembaga legislatif, administrasi dan yudikatif oleh organisasi dan individu, terutama penerapan proses kebijakan.

8. Materi Jurusan administrasi negara

Namanya juga administrasi, dan bidang ini tidak lepas dari pengumpulan dan pengolahan data. Mahasiswa administrasi negara saat ini tidak hanya belajar teori, tetapi juga belajar bagaimana menggunakan kemajuan teknologi dan komunikasi untuk meneliti, menganalisis, dan menemukan solusi atas masalah yang berkaitan dengan implementasi kebijakan.

Berikut adalah beberapa contoh mata kuliah yang akan dipelajari oleh mahasiswa jurusan administrasi negara: Hukum dan Sistem Administrasi Negara, Demografi, Statistik Sosial, Sumber Daya Manusia, Manajemen, Manajemen Keuangan, Administrasi Pemerintahan Daerah, dll.

9. Kemampuan seorang mahasiswa jurusan administrasi negara

Lulusan Program Adm. Negara memiliki kemampuan untuk mengelola organisasi publik, seperti manajemen sumber daya manusia, manajemen kinerja, sistem pemerintahan daerah, kepemimpinan, manajemen keuangan, opini dan kebijakan publik, akuntansi sektor publik, perbendaharaan, e-government, pemerintahan dan Desain organisasi untuk institusi swasta.

Lulusan Program Studi Administrasi negara memiliki kemampuan, keterampilan, etika dan pengetahuan: sistem administrasi negara, pemerintahan daerah, birokrasi dan demokrasi, keuangan negara, ekonomi politik, tanggung jawab dan pengawasan publik, keuangan daerah, pengembangan manajemen pelayanan publik, manajemen kota, Manajemen lingkungan, kebijakan publik, hukum administrasi negara, manajemen pegawai negeri, kepemimpinan, e-government, perencanaan sektor publik dan manajemen strategis. Selain itu, mahasiswa jurusan administrasi negara akan mempelajari keterampilan mengelola berbagai jenis organisasi secara terintegrasi dan kemampuan membuat keputusan strategis.

Baca juga: 7 Cara Mendapatkan Penghasilan Tambahan Untuk PNS

10. Lulusan Administrasi Negara

ilustrasi lulusan administrasi negara sebagai perbedaan administrasi negara dan administrasi publik
  • Pejabat pemerintah / penyelenggara pemerintah pusat atau daerah. Turut aktif dalam pekerjaan pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta terlibat dalam pekerjaan manajemen pemerintahan merupakan tugas inti lulusan adminstrasi negara. Merumuskan kebijakan pemerintah, mengelola operasional pemerintahan sebaik mungkin, dan memberikan solusi bagi pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat merupakan contoh hasil kerja lulusan administrasi nasional.
  • Anggota partai. Partai politik adalah salah satu penggerak pemerintahan. Ya, politik memang memainkan peran penting dalam pemerintahan yang sedang berkuasa. Partai politik dapat menjadi wadah bagi siapa saja yang ingin menyampaikan keinginannya, selama keinginan tersebut sejalan dengan visi dan misi partai.
  • Aktivis LSM / Organisasi Masyarakat. Lembaga swadaya masyarakat (LSM) adalah organisasi yang secara sukarela memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari kegiatannya. Kegiatannya biasanya untuk membela masyarakat tertindas dan membantu yang terlantar, pada intinya membantu membangun masyarakat agar dapat hidup ideal sesuai dengan hukum yang berlaku. Begitu pula dengan ormas. Ormas adalah organisasi yang didirikan dan dijalankan atas dasar komunitas, tanpa tujuan politik, dan didirikan atas dasar beberapa kesamaan kepentingan di bidang agama, pendidikan, atau kemasyarakatan.
  • Reporter pemerintah / politik. Lulusan administrasi dan manajemen nasional selalu dituntut untuk peka terhadap masalah pemerintahan dan politik. Lulusan manajemen administrasi negara juga dilatih untuk menganalisis dan melaporkan, merumuskan dan mengesahkan hasil untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi pemerintah. Kemampuan untuk memelihara kepekaan, catatan dan laporan dalam lingkup kewenangan pemerintah juga berguna untuk prospek kerja lulusan administrasi (yaitu jurnalis).
  • Konsultan pemerintah. Pemerintah pasti akan menghadapi berbagai kendala dalam menjalankan roda pemerintahan. Untuk menghilangkan hambatan tersebut dan memperlancar jalannya pemerintahan, maka kendala dan masalah yang mengganggu tersebut harus segera diselesaikan. Tugas memberikan solusi, berinvestasi atau merumuskan strategi untuk memastikan bahwa tata kelola berjalan dengan baik adalah tugas konsultan pemerintah. Ya, konsultan pemerintah biasanya dibutuhkan untuk menangani masalah tertentu di pemerintahan.
  • Pendidik atau dosen. Tentunya, penelitian yang mendetail dan menyeluruh tentang ilmu pemerintahan memungkinkan lulusan jurusan administrasi nasional untuk memahami seluk beluk bidang pemerintahan dari perspektif teoritis dan praktis. Dengan pemahaman yang mendalam tentang ilmu penelitian, menjadi dosen atau tenaga pengajar di bidang ilmu pemerintahan juga menjadi prospek pekerjaan bagi lulusan jurusan manajemen administrasi negara. Merupakan salah satu tugas mulia profesi dosen ilmu pemerintahan untuk menularkan ilmu tentang pemerintahan kepada orang lain dan bekerja bersama untuk membangunnya yang dinilai sangat menjanjikan.

Inilah 10 gambaran tentang Administrasi Negara dan Adminstrasi Publik. Dari sini kita paham tentang yang menjadi perbedaan dan kesamaan dari Administrasi Negara dan Adminstrasi Publik serta tujuan adanya jurusan Adminstrasi Negara yang mempelajari seluk beluk publik di dalam nya dan prospek kedepannya mahasiswa jurusan administrasi negara.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.