10 Penyebab Rezeki Suami Seret

Penyebab Rezeki Suami Seret

Penyebab rezeki suami seret. Pernahkah Anda mendengar yang seperti ini? Rumahku surgaku, karena berkeluarga bisa menenangkan hati. Pulang ke rumah seperti masuk surga. Nyaman sekali. Tetapi banyak hal yang mungkin pernah kita lihat, jika rumah seperti neraka akan membuat keluarga yang sangat tidak nyaman dan akan sangat mempengaruhi performa keluarga di luar rumah (mencari rezeki).

Pernikahan merupakan salah satu pintu masuk rezeki. Melalui pernikahan, seharusnya penghasilan lebih stabil, bukan sebaliknya, yang justru menimbulkan seret dan terhambat. Sekalipun keadaan rezeki seret, bukan karena pernikahannya yang salah, tetapi gaya hidup pernikahannya yang salah.

Sebagai seorang suami, saat Anda menikahi istri Anda, Allah akan mencatat ibadah antara Anda sebagai konvensi pasangan. Oleh karena itu, apa yang dilakukan suami akan mempengaruhi istrinya, begitu pula sebaliknya. Salah satunya terkait rezeki.

Ketika suami atau istri mencari nafkah untuk keluarga dengan cara yang sah dan merupakan versi terbaik dari yang dikehendaki Allah, maka rezeki keluarga akan diberkahi olehnya. Namun, jika Anda mencoba menantang Allah dengan cara menipu, Allah tidak akan ragu-ragu untuk menarik semua nikmat yang ditempatkan dalam sekejap mata.

Bahkan, ada yang mengatakan bahwa perilaku istri akan mempengaruhi kelancaran proses suami mencari rezeki. Untuk itu, kali ini kita akan mengulas Penyebab Rezeki Suami Seret. Dalam Islam percaya bahwa ini alasan yang menyeret rezeki seorang suami :

1. Suami yang tidak menyembah Allah dan Rasul-Nya

ilustrasi beribadah agar rezeki tidak seret

Jika suami ingin hidupnya stabil dan memuaskan, silakan ikuti perintah Allah dan rasulNya. Dengan beribadah maka suami terhindar dari teguran Allah. Selain itu, suami pasti akan mendapat lebih banyak rezeki.

2. Suami secara ilegal menghidupi keluarga (haram)

Tidak peduli seberapa keras suami bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga, jika tindakannya bertentangan dengan Islam, nasibnya tidak akan pernah berubah dan justru akan seret. Mendapatkan rezeki dengan cara haram, seperti korupsi dan menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan uang, niscaya Allah akan tarik dan buat seret rezeki yang anda dapatkan secara haram tersebut.

Baca juga: Sanksi Bagi PNS yang Korupsi: Apakah Anda Tahu 11 Fakta Ini?

3. Pasangan suami-isteri jarang beramal

Jarang beramal akan membuat rezeki seorang suami seret. Dalam Islam, kita harus menyisihkan sebagian aset untuk mereka yang tidak mampu. Salah satu keuntungannya adalah aset yang kita miliki “dibersihkan” karena sebagian dari pemeliharaan yang kita peroleh dipercayakan kepada orang lain. Oleh karena itu, kita tidak boleh lupa untuk berbuat baik kepada mereka yang berhak atas hak ini.

Merasa tidak mampu dan tidak mau berdonasi merupakan ciri lain yang akan membuat Allah sulit untuk memelihara rezeki anda. Ketika Anda kurang bersedekah, itu berarti Anda tidak ingin bersyukur atas rezeki yang Anda dapatkan saat ini. Faktanya, melalui sedekah, tindakan Anda membuat orang lain bahagia, dan Allah akan menggantinya dengan lebih banyak uang daripada yang Anda berikan itu. Allah berfirman:

“Sesungguhnya, orang yang bersedekah baik laki-laki mau pun perempuan, dan meminjamkan pada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (ganjarannya) pada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS. Al-Hadid: 18).

Ingat, jangan pernah memberi dengan hati yang susah juga kepada seseorang yang membutuhkan. Tidak peduli berapa banyak yang Anda berikan, Allah akan mencatatnya sebagai perbuatan baik, dan percayalah, Allah akan menggantikannya berkali-kali. Tuhan Mahakuasa.

4. Penyebab rezeki suami seret bisa jadi karena suami menyakiti istrinya

suami menyakiti istri menyebabkan rezeki seret

Sifat ketidaktaatan suami kepada istrinya adalah dengan dia menyakiti istrinya. Bahkan menyakiti istrinya dapat menghalangi hidupnya. Misalnya melalui kekerasan, tidak membiarkan istri bahagia, tidak bahagia hidup lahir batin, dan perlakuan tidak menyenangkan lainnya. Padahal, baik istri maupun suami memiliki hak atas kebahagiaannya sendiri.

5. Suami yang tidak mendampingi atau membimbing istrinya

Ketika istri melakukan kesalahan dan suami bahkan membiarkan mereka melakukan kesalahan, hal ini dapat mengganggu kehidupan mereka. Misalnya, meskipun penghasilan istri tidak tinggi, istri tetap suka membuang-buang uang, tetapi suami tidak bisa berbuat apa-apa. Tak heran jika rezeki suami bisa berkurang. Karena itu, sang suami harus teguh membimbingnya.

6. Membuat malu istri Anda di depan orang lain

Rasululah pernah berkata bahwa orang yang paling buruk di hadapan Allah adalah suami yang sering menghina istrinya di depan umum. Bahkan aspek buruk dan baik seorang istri hanya diketahui oleh suaminya. Karena aib istri adalah aib suami, begitu pula sebaliknya. Karenanya, jika suami menebar rasa malu, hal ini bisa mengurangi rezeki.

7. Isteri tidak mematuhi suami

Tentunya tindakan ini tidak hanya berpengaruh pada nafkah yang diberikan oleh Allah, tetapi juga berpengaruh pada cara istri memperlakukan suaminya. Isteri yang tidak menuruti Suami akan menghancurkan keluarga. Perilaku ketidaktaatan terhadap suami, kurang melayani pasangan, dan juga membicarakan ketidakberuntungan suami kepada orang lain, sangat bertentangan dengan yang berdasarkan keimanan dan ibadah kepada Allah.

8. Tidak bersyukur kepada Allah SWT atas rezeki yang sudah ada

Ketidakpuasan adalah sifat manusia. Namun, mereka yang beriman kepada Allah akan sangat jelas bahwa mereka yang namanya tidak mengucap syukur justru akan menghabiskan amanah itu sendiri. Faktanya, Allah pernah berjanji:

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7).

Dengan cara ini, mensyukuri nikmat saat ini adalah cara terbaik untuk memuliakan Allah. Ingat, dengan penuh syukur, Allah akan terus memberi Anda rezeki. Oleh karena itu sebagai seorang suami, Anda harus tetap mensyukuri nikmat saat ini.

Baca juga: 10 Cara Menjaga Semangat Kerja Agar Tetap Membara

9. Tidak suka bersilaturahmi

ilustrasi menyapa tetangga

Jangan pernah meremehkan sapaan kecil untuk tetangga atau bahkan anggota keluarga. Silaturahmi merupakan perilaku yang sangat bermanfaat bagi Allah. Faktanya, dengan tetap berhubungan, Allah akan memberi Anda pahala dan rezeki. Menjaga silaturahim berarti menjaga rezeki dan rahmat Allah SWT. Padahal, Allah SWT telah menganugerahkan keistimewaan persahabatan lainnya yaitu memperpanjang umur.

Rasulullah bersabda, “Siapa yang ingin rezekinya diperluas, umurnya panjang, maka hendaklah dia bersilaturahmi.” (HR. Bukhari).

10. Abaikan kewajiban beribadah

Ketika Anda meninggalkannya, bagaimana Allah bersedia memberikan rezeki yang cukup? Pernyataan ini akan sangat penting untuk refleksi kolektif kita. Lakukan lebih banyak untuk menyembah Allah, Allah akan baik untuk kita. Jauhi Allah ya, bagaimana perasaan anda tentang kebahagiaan yang diberikan Allah kepada anda?

Karena itu, mari kita tingkatkan ibadah kepada Allah. Jangan ragu untuk meminta apapun kepada Allah, karena dia satu-satunya. Tunjukkan cinta Anda kepada Allah melalui lebih banyak ibadah, yang akan memungkinkan Anda untuk menyirami rezeki dan berkah lainnya setiap saat. Ingatlah, Allah itu baik.

Menurut Islam, inilah alasan Penyebab Rezeki Suami Seret untuk mencari nafkah. Apa yang dilakukan suami Anda setelah membacanya? Jika ada kejadian seperti demikian diatas, mintalah suami atau isteri anda untuk segera bertaubat dan memohon ampunan dari Allah.

7 komentar untuk “10 Penyebab Rezeki Suami Seret”

  1. Assalamualaikum,,Sangat lah tepat sekali ada nya 10 sebab kenapa Rezeky Suami tsb seret / merosot,hal ini terjadi sama Saya 2 tahun terakhir ini,bahkan hubungan rmh tangga kami semakin merenggang tampak hampir 1 tahun terakhir,karena ada di salah satu point dari 10 tsb ada yg kami tdk indahkan & salah satu nya isteri Saya sdh tdk patuh & taak trhdp Saya suami nya,karena Dia keras kepala uth Saya beri Nasehat,& sebalik nya juga Saya berkata kasar trhdp isteri karena beberapa alasan tsb,,nahh mohon Bimbingan & Solusi Apa yang harus Saya dapat kan & Laksanakan sebagai Suami,,Terimakasih

  2. Rezeki suami saya seret, dan selama hampir 8tahun kita tidak satu atap, dia saya ajak bangun nikah tidak mau, dia selalu menyalahkan keluarga saya dan menyalahkan saya, dia menuduh saya berbuat zina sama laki2 lain sebelum menikah dengan suami saya dia juga tidak pernah beribadah…. Apa yang membuat rezeki suami saya seret itu semua karena saya….

  3. kenpa suamiku tdk prnaj lihat pengrobanan ku stiap hari suamiku sellu tdk pernah bersyukur memiliki aku …pdhal stiap hari saya mencuci baju brsih2 rumah dari nyapu ngpel nyuapiin anak hampir 1 jam anak makan smbil jalan2 biar anak mau makan sabar sellau saya lakukan dmi anak makan …krja sift2an tdk pernah sehari aku melukan tagung jwb melayani dgn baik kpd kluarga tp rsne hati ini tdk terima sellu bilang kekurangan ku misal d sruh bantu2 pasti smbil mrah2 alsan capek lah ini lah ..tiap bulan tdk pernah namnya saya d kasih gaji suami saya .saya hidup berdsarkan krja kras saya sendri & dari pengasilan toko ….saya menyadari gaji suami sangatlah kecil saya brusha menrima keadaan cuman yang saya heran knpa suami saya tdk bernah bersyukur merina kedaan saya …..sellu menjlek2an saya d dpn oran lain saya galak lah gni lah ap sikap saya salah jika saya memnita suami mengrti kedaan saya mohon d bantu entah ap lah …langkah yang harus saya lakukan agar pengrobaaan saya terlihat kepda suami saya bagimna caranya .dan saya mersa rejeki saya seret banget gaji pas2an kebtuhan ini itu tanpa terduga bnyak bngt .stiap saya rundingan sama suami jwbanae marah seolah2 tdk mau memebrikan solusi ayo dek pie ya carane sellu mencari keslahan

  4. Saya seorang irt yg membuka online shop. Akhir2 ini saya disuruh berhenti jualan oleh suami,namun saya tolak. Karena jualan online sudah hobi saya sejak sebelum menikah. Saya jelaskan kepada dia, meskipun jualan online tapi saya tidak lupa tanggung jawab sebagai istri . Karena kalau tidak jualan rasanya saya gampang stress dan depresi.
    Apakah ini juga termasuk istri tidak patuh pada suami?

  5. setelah membaca ini rasanya banyak sekali poin yg kami lakukan, terkadang saya ingin bicara dengan suami untuk sama sama belajar menjadi lebih baik lagi namun beliau terkadang tidak mengindahkan ajakan saya dan justru keras sekali hatinya untuk berubah bersama saya, dia tipe orang yang selalu bersyukur namun sepertinya saya melihat kurang tulusnya rasa syukur itu. dalam setiap doa hampir setiap saat saya meminta agar allah melunakkan hati suami saya, hanya saja sebagai manusia saya pun kadang lelah melakukan itu dan memilih membiarkan apa yg menjadi pilihannya

  6. Saya disumpahin seret rejeki sama istri gara² sepele ingatkan jgn terlalu kasar ngajarin anak belajar dirumah, malah melawan dgn hardik saya sambil melotot saya tendang tlapak kakinya biar dia sambil bangun ngajarin belajarnya. Pdahal saat ini keadaan sedang susah, sy sedang nganggur proyek gk jalan. Istri sayaemosi nya meledak² gk ke saya atau ke anak sama saja

  7. Saya pengen suami bisa cepet dapet kerjaan lagi, sudah hampir setahun dia menganggur kerjanya hanya bermalas”an dan mengutuk dunia karena tidak adil ini itu dsb dan saya menopang kebutuhan keluarga menjadi tulang punggung dirumah tangga ini. Disisi lain saya sering sekali tersakiti dengan ucapannya yang kasar dan sangat ringan tangan, sehingga pernah suatu ketika terucap dalam hati saya sendiri bahwa suami tidak akan pernah dapat pekerjaan sampai dia menyadari kesalahan dan tidak semena-mena lagi kepada saya, tapi setelah itu saya langsung beristigfar. Apakah ini juga kesalahan saya sehingga rezeki suami sangat seret? Saya bingung harus bagaimana agar suami bisa tergugah hatinya dan semangat untuk menjalankan kewajibannya sebagai kepala keluarga.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.