Lingkungan Kerja Toxic: Bisa Jadi 5 Hal Ini yang Jadi Penyebab

penyebab lingkungan kerja menjadi toxic

Penyebab lingkungan kerja menjadi toxic kadang muncul tanpa disadari. Perlahan tapi pasti, suasana kerja akan berubah dan tidak nyaman.

Tempat kerja yang toxic/beracun adalah tempat di mana karyawan merasa stres, tidak bahagia, dan tidak dihargai. Bukan rahasia lagi bahwa bekerja terlalu banyak dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan depresi.

Tapi bagaimana dengan kantor itu sendiri? Apakah ada sesuatu yang spesifik yang membuat kantor menjadi toxic?

Berikut adalah lima hal yang dapat berkontribusi pada tempat kerja yang beracun:

1. Kurang komunikasi

Ketika komunikasi terputus antara rekan kerja, itu menciptakan suasana yang toxic. Komunikasi yang tidak terjalin antar teman kerja akan mengakibatkan tidak ada rasa saling memahami.

Dan jika Anda tidak saling memahami, Anda tidak akan saling menghormati.

Gangguan komunikasi terjadi setiap saat. Itu terjadi di keluarga, sekolah, bisnis, dan tempat kerja. Tetapi ketika komunikasi terputus di tempat kerja, itu dapat menyebabkan tempat kerja yang toxic.

2. Ketidakadilan

Ketidakadilan adalah kontributor umum lainnya untuk tempat kerja yang toxic. Orang sering merasakan ketidakadilan ketika mereka diperlakukan berbeda dari orang lain.

Misalnya, jika Anda dipekerjakan di sebuah perusahaan dan diberi gaji yang lebih tinggi daripada rekan kerja Anda, Anda mungkin merasa diberi kompensasi yang tidak adil. Atau jika Anda dipromosikan melebihi pekerja lain, Anda mungkin merasa dihargai secara tidak adil.

Ketidakadilan menyebabkan kebencian dan kemarahan. Kebencian dan kemarahan ini kemudian berkontribusi pada tempat kerja yang toxic.

Selain itu, orang cenderung menghindari mereka yang tampak marah atau kesal. Jadi, jika Anda menyadari bahwa Anda dikelilingi oleh orang-orang negatif, pertimbangkan untuk pindah ke tempat lain.

Baca juga: Cara Agar Betah di Tempat Kerja Baru: Terapkan 13 Taktik Ini

3. Kepemimpinan yang Buruk

Kepemimpinan adalah kunci untuk menciptakan budaya kerja yang positif. Tanpa kepemimpinan yang baik, tempat kerja yang toxic menjadi tak terelakkan.

Pemimpin yang baik memperlakukan karyawannya dengan baik. Pemimpin yang baik akan memberikan penghargaan mereka kepada karyawan yang kinerjanya bagus.

Mereka juga tak sungkan menyampaikan penilaian langsung sehingga bawahan memahami kinerja yang diharapkan oleh perusahaan. Kepemimpinan yang buruk dapat menyebabkan lingkungan kerja menjadi tidak nyaman.

Karyawan mungkin menjadi frustrasi dan kesal, menyebabkan tempat kerja yang toxic. Selain itu, kepemimpinan yang buruk dapat menyebabkan pergantian di antara karyawan.

Jika karyawan tidak senang dengan pekerjaan mereka, mereka mungkin pergi.

4. Menekan

Stres adalah faktor utama lain dalam menciptakan tempat kerja yang terasa tidak enak. Ketika karyawan stres, mereka cenderung bertindak dan berperilaku tidak tepat.

Perilaku ini termasuk berteriak, menjerit, dan mengumpat. Tindakan ini menciptakan tempat kerja yang toxic.

Stres juga menyebabkan karyawan mengambil jalan pintas, yang dapat menyebabkan kesalahan. Karyawan yang stres seringkali kurang fokus dan konsentrasi.

Akibatnya, mereka mungkin melewatkan tenggat waktu dan gagal menyelesaikan tugas dengan benar.

Baca juga: 9 Penyebab Malas Beraktivitas Yang Sering Terjadi Dalam Kehidupan

5. Penindasan di Tempat Kerja

Penindasan di tempat kerja adalah cara lain untuk menciptakan tempat kerja yang toxic. Pengganggu menggunakan taktik intimidasi seperti bergosip, menyebarkan desas-desus, dan mengabaikan orang.

Bullying adalah salah satu bentuk pelecehan. Pelecehan adalah ilegal dan tidak boleh terjadi di tempat kerja mana pun.

Penindasan menciptakan tempat kerja yang beracun. Karyawan yang diintimidasi cenderung menarik diri dari situasi sosial.

Mereka akan mengalami krisis harga diri dan mulai meragukan diri sendiri.

Jangan biarkan tempat kerja yang beracun merusak suasana kerja di kantor Anda. Setelah Anda mengetahui faktor-faktor yang bisa menjadi penyebab lingkungan kerja yang toxic, langkah selanjutnya adalah bekerjasamalah dengan rekan kerja Anda untuk bersama-sama menyelesaikannya satu per satu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.