Pengajuan Cerai Online, Ini Dia 9 Langkah Mudahnya

pengajuan cerai online

Melakukan pengajuan cerai online mungkin merupakan hal yang masih awam bagi kebanyakan orang.

Namun demikian akhir-akhir ini hal tersebut merupakan hal yang harus dilakukan apabila mengajukan gugatan cerai ke pengadilan.

Berubahnya sistem menuntut penggugat harus mampu melakukan proses pengajuan melalui langkah yang ditentukan.

Supaya proses persidangan berjalan lancar tanpa hambatan maupun halangan apapun yang berarti.

Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut, berikut ini beberapa langkah dalam melakukan pengajuan cerai secara online ke pengadilan.

1. Gunakan Layanan e-Court Pada Pengajuan Cerai Online

Bagi Anda yang berminat untuk mengajukan gugat cerai maka bisa melalui sistem online yang sesuai dengan UU Nomor 3 Tahun 2006.

Langkah yang harus ditempuh juga sangat mudah sehingga siapa saja pasti bisa memanfaatkan sistem ini untuk melakukan gugat cerai.

Untuk melakukannya maka Anda hanya tinggal menggunakan layanan aplikasi e-Court Mahkamah Agung RI.

Sehingga nantinya bisa mengajukan perkara secara online.

Untuk itu datanglah ke Pengadilan Agama untuk membuat akun e-Court tepatnya di meja khusus layanan online e-Court peradilan agama.

Atau bisa juga Anda membuka situs e-Court sehingga mengaksesnya hanya dari rumah saja tanpa harus datang ke Pengadilan Agama.

Baca juga: 9 Langkah Prosedur Istri PNS Menggugat Cerai Suami Ke Pengadilan

2. Daftar Perkara Secara Online

Setelah menemukan layanan atau aplikasi e_court maka Anda bisa segera membuat akun e-cout untuk bisa memanfaatkannya.

Layanan e-Court resmi pengadilan ini pada dasarnya bisa digunakan oleh pengguna terdaftar termasuk advokat untuk berperkara secara online.

Namun yang pasti jika pihak advokat membantu Anda untuk melakukan gugat cerai maka nantinya advokat akan disumpah untuk proses validasi.

Setelah itu barulah Anda bisa mendaftarkan perkara gugat cerai ke Pengadilan Agama tentunya secara online saja.

Maka setelahnya Anda bisa langsung menuju ke tahapan selanjutnya yaitu pengiriman berkas tetap dalam aturan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006.

3. Pengiriman Berkas Pendaftaran Sebagai Cara Pengajuan Cerai Online

Jika memang Anda sebagai pihak penggugat telah memiliki akun e-Court dan telah melakukan pendaftaran online maka kirimkan berkas termasuk pula surat gugatan.

Pengiriman berkas melalui layanan e-Cout juga bisa meliputi data tergugat seperti misalnya tempat kediaman tergugat.  

Oleh karena itu sebelum melakukan pendaftaran sebaiknya siapkan segala macam dokumen yang sekiranya memang harus ada.

Untuk mengetahui apa saja dokumen yang harus siap maka Anda bisa bertanya langsung ke Pengadilan Agama atau menghubunginya secara online.

Pengiriman berkas atau dokumen secara online tentu saja akan semakin mempersingkat waktu karena hal ini sangatlah mudah.

Anda hanya tinggal upload bukti dokumen yang dimaksud sehingga dokumen tersebut nantinya bisa terkirim ke pihak Pengadilan Agama.

4. Pembayaran Panjar Biaya Pengajuan Cerai Online

Pengiriman berkas melalui sistem online nantinya akan berlanjut ke tahap informasi mengenai biaya dari proses perceraian.

Jadi pendaftar akan mendapatkan taksiran panjar biaya atau yang biasa disebut dengan istilah e-SKUM.

Setelah mendapat taksiran panjar biaya maka selanjutnya pihak pendaftar akan mendapatkan nomor pembayaran agar dapat melakukan pembayaran atau virtual account.

Setelah mendapat nomor pembayaran maka Anda bisa segera melakukan pembayaran yang tentunya melalui bank misalnya dengan proses transfer.

Maka Anda bisa melakukan proses transfer untuk pembayaran ini melalui ATM atau melalui mobile banking dan sejenisnya.

Biasanya biayanya sesuai dengan daerah hukumnya meliputi tempat kediaman penggugat.

Namun sebagai patokan harga Anda bisa melihat biaya dari Pengadilan Agama Jakarta.

Baca juga: Apa Itu Aparatur Sipil Negara, Penjelasan Serta Hak dan Kewajibannya

5. Mendapat Nomor Perkara

Setelah melakukan pembayaran barulah kemudian Anda bisa mendapatkan nomor perkara.

Anda akan mendapatkan nomor perkara ini dari pihak pengadilan biasanya pada hari dan jam kerja saja.

Dalam hal ini pihak penggugat atau pendaftar percerai bisa mendapatkan nomor perkara dari layanan aplikasi e-Court.

Sebab aplikasi e-Court yang Anda miliki atau mungkin yang menjadi milik advokat Anda akan memberikan informasi mengenai nomor tersebut.

6. Panggilan Sidang Dari Pengajuan Cerai Online

Nomor perkara akan menghantarkan pihak penggugat ataupun pihak pengirim berkas pendaftaran cerai untuk mendapat panggilan.

Dari panggilan sidang ini nantinya Anda akan tahu mengenai putusan dari pihak pengadilan berkaitan dengan pengajuan proses gugat cerai Anda.

Pengadilan akan melakukan pemanggilan pihak penggugat dan tergugat.

Biasanya panggilan ini berawal dengan adanya upaya mediasi dari pihak pengadilan sehingga pihak penggugat dan tergugat bisa bertemu.

Pada upaya mediasi ini baik pihak penggugat dan tergugat sama-sama diusahakan untuk lebih baik rujuk kembali dan menghindari cerai.

Namun jika kedua belah pihak sama-sama bersikukuh ingin menjalani proses cerai maka Anda tetap bisa berlanjut ke tahap berikutnya.

Jika saat ada panggilan namuan tergugat sedang di luar negeri maka gugatan tetap akan berlangsung.

7. Sidang Cerai Dilakukan Secara Online

Jika memang upaya media tidak berhasil membuat pasangan yang saling ingin bercerai ini rujuk maka sidang harus berlanjut.

Namun sidang cerai online ini haruslah menjadi persetujuan bagi kedua belah pihak yang bersangkutan baik penggugat maupun tergugat.

Oleh karena itu sebelumnya pihak tergugat yang menyetujui sidang cerai online harus menandatangani persetujuan.

Kemudian pihak tergugat akan membuat akun e-Court baik secara mandiri ataupun mungkin dengan menggunakan advokat lain.

Setelah itu sidang cerai online bisa berjalan sesuai dengan apa yang telah diharapkan baik oleh pihak penggugat maupun tergugat.

Sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 1989 maka pihak pengadilan berhak untuk memutuskan sesuatu selama proses sidang cerai.

Sidang cerai berjalan dengan hukumnya meliputi tempat kediaman penggugat.

Baca juga: 10 Penyebab Rezeki Suami Seret

8. Unduh Salinan Putusan Pengajuan Cerai Online

Karena pihak penggugat dan tergugat telah setuju untuk melanjutkan sidang cerai maka pihak pengadilan Agama akan menjalankannya.

Dalam hal ini proses sidang cerai dilakukan secara online sesuai dengan informasi dan kesepakatan sejak awal.

Proses sidang cerai secara online ini akan berjalan seperti biasa dan seperti proses perceraian di pengadilan biasanya.

Maka semua materi gugatan serta jawaban dari pihak tergugat dan juga replik serta duplik ataupun bukti lainnya diunggah secara online.

Bukan hanya proses perceraian saja yang harus melalui sidang online melainkan hasil putusan juga akan dibacakan secara online.

9. Memberikan Tanda Tangan Pada Berkas

Putusan hasil sidang cerai atau hasil gugatan cerai yang dibacakan secara elektronik online bisa diunduh.

Proses pengunduhan juga bisa meliputi salinan putusan yang dilakukan oleh masing-masing pihak baik penggugat maupun tergugat.

Maka masing-masing pihak yang bersangkutan bisa menandatangani seluruh berkas yang berkaitan dengan proses perceraian tersebut.

Itulah beberapa langkah melakukan pengajuan cerai online yang singkat dan cukup mudah.

Sebaiknya lakukan beberapa langkah di atas supaya proses pengajuan dapat berjalan lancar sesuai ketentuan.

Mulai dari ketentuan administrasi hingga beberapa ketentuan penting lainnya yang wajib dipenuhi.

Dengan demikian maka proses sidang untuk perceraian dapat digelar sesuai dengan keinginan.

Di lain pihak juga memberikan hasil dan keputusan yang sama-sama diinginkan oleh kedua pihak.

Mendaftarkan sidang cerai secara online seperti sekarang ini tentu jika melihatnya dari berbagai sudut akan lebih praktis dan jauh lebih efisien.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Exit mobile version