7 Hal Penting Mengenai Nomor Induk Pegawai PNS

nomor induk pegawai pns

Setiap pegawai negeri sipil, tentu memiliki nomor induk pegawai PNS. Mulanya, nomor induk tersebut terdiri dari 9 digit angka. Akan tetapi, kemudian mengalami perubahan setelah keluarnya Peraturan Kepala BKN Nomor 22 Tahun 2007 yang mengatur mengenai nomor identitas Pegawai Negeri Sipil. Sekarang, cara mencari nomor induk pegawai PNS bisa dilakukan secara online.

Bukan hanya nomor induk pegawai PNS online yang bisa dicari berbasis dalam jaringan. Melainkan, profil terkait PNS yang bersangkutan pun dapat diakses melalui internet secara online. Hal ini penting sekali untuk diperhatikan. Sebab, manakala terdapat kesalahan data, Anda bisa segera melakukan tindak lanjut.

Mengenai bagaimana cara untuk mencari NIP PNS sekaligus juga membuka profil pegawai negeri sipil secara online, yuk simak selengkapnya pada bagian berikutnya.

7 Hal Penting Seputar Nomor Induk Pegawai PNS

Pada bagian sebelumnya, telah disinggung manakala saat ini, NIP PNS bisa dicari secara online. Tidak terkecuali juga mengenai profil dari PNS yang bisa diakses secara online. Lalu, bagaimana tahapan untuk mencarinya? Jawaban atas pertanyaan tersebut terdapat dalam penjelasan yang akan dipaparkan berikut ini.

1. Pengertian NIP PNS

ilustrasi kartu pegawai yang memuat nomor induk pegawai pns

NIP merupakan kepanjangan dari Nomor Identitas Pegawai Negeri Sipil. Nomor ini diberikan kepada seluruh PNS sebagai identitas. Yang mana di dalamnya memuat tahun, bulan, serta tanggal lahir dari pegawai negeri sipil yang bersangkutan. Bukan hanya itu, melainkan terdapat pula tahun dan bulan pengangkatan pertama sebagai seorang PNS, jenis kelamin, juga nomor urut pegawai yang bersangkutan.

Maka dari itu, berdasarkan definisi yang telah diuraikan tersebut, terlihat manakala setiap PNS pasti memiliki NIP atau Nomor Induk Pegawai Negeri Sipil. Karena di dalamnya mengandung data-data pribadi, seperti tanggal, bulan, tahun lahir, tanggal pengangkatan, dan lainnya, maka setiap PNS tentunya memiliki NIP yang berbeda.

Baca juga: Syarat Pensiun Dini PNS: 17 Berkas yang Harus Dipersiapkan

2. Fungsi

Nomor identitas ini memiliki fungsi yang sangat penting. Sebab, akan dipakai sebagai identitas dalam berbagai hal krusial. Antara lain, pembinaan karier PNS, pelayanan gaji, pelayanan pensiun, serta pelayanan asuransi sosial. Bahkan, juga menjadi identitas untuk pelayanan tabungan, pengelolaan administrasi kepegawaian, dan pelayanan lain yang bermanfaat bagi PNS.

Mengingat fungsinya yang tidak sedikit tersebut, menjadikan eksistensinya tidak boleh diabaikan. Apalagi karena kini nomor identitas PNS dan data profil dapat diakses secara online, sangat urgen untuk mengecek kebenaran data. Sebab, jika ada kesalahan data terinput, tetapi tidak ditindaklanjuti, maka bisa berdampak besar.

3. Perubahan Nomor Induk Pegawai

Usai diberlakukannya Peraturan Kepala BKN Nomor 22 Tahun 2007, nomor induk pegawai Negeri Sipil berubah. Semula, hanya terdiri dari 9 digit angka.

Yang mana saat masih 9 digit, dapat diketahui yang bersangkutan itu merupakan pegawai pusat dari lembaga pusat/ kementerian maupun pegawai daerah. Sebagai contoh, awalan 15 menunjukkan pegawai pusat yang bekerja di Departemen Agama RI.

Sementara itu, setelah terjadinya perubahan digit nomor identitas menjadi 18 digit, lebih menekankan pada identitas dari PNS. Pasalnya, di dalam NIP tersebut terdapat angka-angka yang menunjukkan identitas. Misalnya, tanggal lahir, bulan lahir, juga tahun lahir. Tidak terkecuali tahun pertama diangkat menjadi PNS juga termaktub di dalamnya.

4. Arti Angka-Angka yang Terdapat dalam Nomor Induk Pegawai

ilustrasi arti angka dibalik npmor induk pegawai pns

Sebelumnya, telah sedikit dibahas mengenai nomor identitas PNS yang mengandung data identitas. Dari 18 digit NIP baru setelah keluarnya Peraturan Kepala BKN Nomor 22 Tahun 2007, memiliki makna masing-masing. 8 digit pertama merupakan representasi dari tahun, bulan, serta tanggal lahir dari PNS yang bersangkutan.

Kemudian, 6 digit selanjutnya menunjukkan TMT CPNS atau Tahun dan Bulan diangkatnya CPNS menjadi PNS. Setelahnya, untuk 1 digit berikutnya, yakni angka pengenal yang berarti jenis kelamin. Sedangkan 3 digit terakhir sebagai pengenal yang berisikan nomor urut PNS.

Baca juga: Syarat Naik Pangkat PNS: Lakukan 3 Hal Ini Agar Mudah Promosi

5. Cek NIP PNS dan Data Profil Melalui Aplikasi SAPK BKN

Seperti yang telah disebutkan, saat ini nomor induk pegawai PNS bisa dicek secara online. Bagaimana tahapan untuk mengeceknya? Pertama, Anda harus mengunduh aplikasi SAPK BKN sebagai aplikasi resmi BKN. Kemudian, masukkan NIP baru sebagai username default.

Sementara untuk passwordnya adalah NIK. Lalu, klik next untuk melanjutkan. Setelah itu, biasanya secara otomatis akan muncul captcha. Apabila diminta, langsung masukkan dan klik next. Tanpa menunggu lama, data profil PNS, termasuk juga nomor identitas akan muncul.

6. Menggunakan Laman Resmi BKN

ilustrasi pns

Cara yang kedua adalah dengan memakai laman resmi BKN. Yakni, http://ip-jasn.bkn.go.id/logi. Setelahnya, masukkan NIP baru sebagai username. Lalu, passwordnya adalah nama depan Anda. Jangan lupa untuk mengganti password setelah login.

Usai berhasil masuk, Anda dapat langsung menuju ke bagian profil pegawai. Di sana, akan dijumpai data identitas PNS. Jangan lupa untuk mengecek apakah data yang ada sudah benar atau belum.

Baca juga: Sanksi Bagi PNS yang Korupsi: Apakah Anda Tahu 11 Fakta Ini?

7. Menghubungi BKD Saat Menjumpai Data yang Tidak Sesuai

Apabila Anda menjumpai data yang tidak sesuai dalam data profil kepegawaian, maka bisa langsung saja melapor ke BKD Provinsi/ Kabupaten Kota masing-masing. Tentunya dengan membawa bukti fisik yang berkaitan.

Jadi, itulah penjelasan lengkap mengenai nomor induk pegawai PNS sekaligus bagaimana cara mengeceknya. Kembali perlu diperhatikan, penting sekali untuk mengecek hal ini. Karena data base profil PNS sudah bisa diakses melalui internet. Mengingat fungsi dari nomor identitas ini sangat krusial, maka akan berdampak buruk jika ada ketidaksesuaian data, tetapi Anda tidak melapor.

Maka dari itu, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, alangkah baiknya untuk segera melakukan pengecekan melalui prosedur yang telah diuraikan. Dengan begitu, diharapkan tidak akan terjadi hal-hal buruk yang tidak diinginkan.

Cukup mengakses secara online, pengecekan bisa dilakukan. Segera lapor ke BKD jika Anda menjumpai data profil yang tidak sesuai dengan fakta aslinya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.