Cara Mencegah Diskriminasi di Tempat Kerja

Cara Mencegah Diskriminasi di Tempat Kerja

Cara mencegah diskriminasi di tempat kerja menjadi penting untuk dipahami disebabkan di dunia modern, kita melihat semakin banyak perilaku ini muncul di kantor. Salah satu penyebabnya tentu saja karena kurangnya pemahaman tentang apa definisi diskriminasi.

Bukan hanya karyawan yang harus khawatir tentang masalah ini, tetapi juga para pimpinan dan pemilik perusahaan. Pengusaha yang tidak mengambil langkah-langkah untuk mencegah diskriminasi di tempat kerja mereka berisiko kehilangan bakat dan tenaga kerja yang berharga.

Artikel berikut akan menjelaskan tentang apa itu diskriminasi, faktor penyebabnya, jenis diskriminasi dan cara mencegahnya.

Apa itu Diskriminasi dan Contohnya

Diskriminasi adalah bentuk prasangka yang terdiri dari pikiran, perasaan, dan tindakan yang merugikan atau tidak toleran. Diskriminasi dapat didasarkan pada ras, agama, etnis, usia, orientasi seksual, jenis kelamin dan usia.

Pengertian diskriminasi mencakup penolakan sesuatu atau perlakuan yang tidak setara. Diskriminasi adalah bentuk prasangka yang terdiri dari pikiran, perasaan, dan tindakan yang merugikan atau intoleran.

Di tempat kerja ada banyak contoh diskriminasi, antara lain:

1) pengecualian dari kesempatan kerja

2) perlakuan tidak adil di tempat kerja

3) kompensasi yang tidak adil

4) promosi yang tidak adil

5) perilaku tidak etis seperti pelecehan dan intimidasi

6) kesempatan pelatihan yang tidak memadai untuk minoritas

7) kurangnya bimbingan bagi karyawan minoritas

Baca juga: Cara Menghadapi Karyawan yang Bad Attitude

Mengapa Diskriminasi Terjadi?

Identitas sosial seseorang adalah seperangkat karakteristik yang menurut anggota kelompok tertentu membuat mereka unik. Ini dapat mencakup etnis, usia, jenis kelamin, agama, dan orientasi seksual.

Diskriminasi terjadi karena prasangka dan stereotip.

Prasangka adalah keyakinan bahwa beberapa kelompok lebih rendah dari yang lain.

Gagasan prasangka didasarkan pada tiga asumsi utama:

(1) orang pada dasarnya berprasangka,

(2) prasangka ini mengarah pada diskriminasi, dan

(3) diskriminasi ini mengarah pada ketidaksetaraan.

Orang pada dasarnya berprasangka karena orang secara alami cenderung untuk membagi ke dalam kelompok, membentuk pendapat tentang orang lain dan kemudian bertindak berdasarkan pendapat tersebut.

Stereotip adalah keyakinan bahwa semua anggota kelompok memiliki karakteristik atau perilaku tertentu yang sama.

Gagasan stereotip didasarkan pada tiga asumsi utama:

(1) orang memiliki sifat atau perilaku yang stabil,

(2) sifat atau perilaku ini dapat diterapkan pada semua anggota kelompok, dan

(3 ) sifat atau perilaku ini dapat diubah.

Stereotip dibuat dengan melihat sekelompok orang dan membandingkannya dengan satu orang yang dianggap sebagai anggota ‘rata-rata’ suatu kelompok.

Apa saja jenis-jenis diskriminasi?

Diskriminasi adalah salah satu bentuk prasangka, yaitu ketika seseorang memiliki pandangan negatif tentang individu atau sekelompok orang. Diskriminasi dapat didasarkan pada banyak faktor yang berbeda, seperti ras, jenis kelamin, kelas sosial, dan usia.

Ada banyak bentuk diskriminasi yang tidak disebutkan di sini. Namun, ini adalah bentuk yang paling umum.

1. Diskriminasi etnis dan agama: Diskriminasi antar orang berdasarkan etnis atau agama mereka adalah salah satu jenis diskriminasi yang paling umum di dunia saat ini.

2. Diskriminasi usia: Ageisme adalah semacam prasangka yang mempengaruhi orang berdasarkan usia mereka, biasanya dengan konsekuensi negatif bagi mereka yang mengalaminya.

3. Diskriminasi pekerjaan: Diskriminasi terhadap orang berdasarkan jabatan atau pekerjaannya adalah bentuk lain dari diskriminasi yang dapat terjadi pada siapa saja dan kapan saja dalam profesi atau industri apa pun.

4. Diskriminasi gender: Ketidaksetaraan berbasis gender muncul ketika ada harapan yang berbeda tentang bagaimana laki-laki dan perempuan harus berperilaku, apa yang harus mereka lakukan, dan bagaimana mereka seharusnya berpenampilan berdasarkan jenis kelamin atau identitas gender mereka.

5.Diskriminasi disabilitas: prasangka terhadap penyandang disabilitas

Baca juga: 5 Cara Menghadapi Atasan yang Tidak Menyukai Kita

Cara Mencegah Diskriminasi

Diskriminasi adalah masalah yang sudah ada sejak lama. Biasanya dimulai dengan cara orang diperlakukan dan kemudian dapat meningkat menjadi kekerasan fisik. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah diskriminasi di tempat kerja atau lingkungan Anda.

1) Ciptakan ruang yang aman: Di sinilah orang merasa nyaman dan mereka tahu bahwa mereka tidak akan didiskriminasi karena ras, etnis, orientasi seksual, identitas gender, dll. Salah satu cara untuk menciptakan ruang aman ini adalah dengan membuat aturan yang ketat tentang apa yang diperbolehkan (yaitu, tidak ada bahasa atau lelucon yang diskriminatif) dan menegakkan aturan ini secara konsisten dengan rekan kerja dan rekan kerja Anda.

2) Buat kebijakan akses yang adil: Kebijakan ini memastikan bahwa semua karyawan diperlakukan sama tanpa memandang ras, etnis, orientasi seksual, identitas gender, dll.

3) Memiliki kebijakan terhadap pelecehan dan diskriminasi seksual: Kebijakan ini memastikan bahwa semua karyawan diperlakukan sama tanpa memandang ras, etnis, orientasi seksual, identitas gender, dll. sehubungan dengan pelecehan dan diskriminasi seksual (yaitu tidak ada rayuan atau kontak yang tidak diinginkan).

4) Bermurah hati dengan jumlah lowongan pekerjaan: Ini sangat penting untuk kelompok yang terpinggirkan yang mungkin harus bersaing untuk mendapatkan pekerjaan karena kurangnya perwakilan. Penting untuk memiliki kebijakan yang tepat yang mengakomodasi karyawan penyandang disabilitas. Penting juga untuk meninjau kebijakan secara berkala dan memastikannya terus berjalan dengan baik.

5) Mengizinkan karyawan untuk mengatasi masalah dan menawarkan solusi: Untuk melindungi dari diskriminasi, pemberi kerja perlu mempertimbangkan cara agar mereka dapat mengatasi masalah dan menawarkan solusi yang adil bagi semua karyawan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.