13 Cara Membangun Tim Kerja yang Baik dan Efektif di Kantor

cara membangun tim kerja yang baik dan efektif

Insight dan kiat terbaru mengenai cara membangun tim kerja yang baik dan efektif akan selalu dibutuhkan oleh siapa saja yang berkaitan dengan tim. Baik itu atasan, maupun seorang bawahan yang memiliki tanggung jawab dalam kinerja teamwork. Kerjasama dalam tim tentu dibutuhkan supaya performa dan kinerjanya bagus, untuk meraihnya ada beberapa hal yang harus dilakukan.

Artikel ini akan membahas bagaimana Anda bisa mendapatkan sebuah team yang solid bisa didapatkan. Sekali lagi, berlaku bagi siapa saja meskipun dahulu harus melamar posisi tersebut dengan syarat punya pengalaman bekerja dalam team. Meskipun Anda sudah diterima oleh perusahaan dan ternyata kesulitan, hal-hal berikut ini akan membantu Anda.

Bagaimana Cara Membangun Tim Kerja yang Baik dan Efektif?

Cara membangun tim kerja yang baik dan efektif ini memang berlaku bagi siapa saja. Bisa diterapkan oleh atasan juga bisa oleh bawahan.

1. Saling Menghormati Satu Sama Lain

cara membangun tim kerja yang baik dan efektif

Diawali dengan sikap terhadap satu sama lain. Untuk bisa memiliki tim yang baik dan efektif, antara satu dengan lainnya harus saling menghormati. Memang ada perbedaan job desc antara satu dengan lainnya, dan mungkin ada salah satu atau beberapa anggota yang agaknya memiliki tugas yang ringan.

Harus diketahui bahwa hanya dia saja yang berada di posisinya. Apa yang dianggap ringan oleh orang lain, belum tentu ringan bagi dia. Sebab adanya persepsi-persepsi buruk inilah yang membuat anggota tidak menghormati orang lain. Karenanya, cara nomor satu adalah adanya sikap saling menghormati.

Baca juga: Cara Menghadapi Bos Pelit : 10 Tips Ini Bisa Banget Dipraktekkan

2. Menjadikan Setiap Anggota Kompeten

Selanjutnya adalah untuk memastikan setiap anggota memiliki kompeten berdasarkan bidangnya atau job desc nya. Anggota yang kompeten akan mengerjakan tugasnya dengan baik, dan menjadi salah satu sifat untuk mendukung tim kerja yang efektif.

Setelah menjadikan mereka semua kompeten, jadikan sebuah kompetisi antara tim kerja satu dengan tim lainnya. Dengan demikian, semua dalam tim akan bekerja keras untuk memenangkan kompetisi.

3. Memahami Tanggung Jawab Masing-masing

Setelah saling menghormati dan menjadikan setiap anggota kompeten, masing-masing harus paham akan tanggung jawabnya. Hal ini bisa menghindari kelalaian dan semua bekerja secara sinergis sesuai job desc nya.

4. Mereview Proses Kerja

ilustrasi mereview proses kerja

Melakukan review proses kerja akan membantu Anda mendapatkan tim yang baik dan efektif. Sebab, dengan review ini semua anggota tim bisa tahu apakah mereka berkembang atau tidak. mereka yang mengetahui bahwa mereka berprogress pastilah akan senantiasa tetap berprogress kedepannya.

Baca juga: Cara Membuat Notulen Rapat 10 Tips yang Bisa Anda Terapkan

5. Mengadakan Acara Bonding Di Luar Kantor

Mengadakan boding di luar kantor akan membantu mereka semakin erat hubungannya satu sama lain. Juga untuk Anda sebagai atasan, mereka yang tadinya kaku terhadap Anda bisa lebih santai. Malahan mungkin bisa semakin bebas dalam beropini yang membangun tim karena bisa terbuka dengan Anda.

6. Memberikan Apresiasi

Apresiasi harus diberikan atasan kepada bawahan supaya mereka mengetahui bahwa mereka memang dibutuhkan dalam tim. Dengan demikian, kedepannya mereka akan mengusahakan kerja yang maksimal.

7. Komunikasi Baik yang Berkelajutan

ilustrasi komunikasi yang berkelanjutan

Komunikasi antara satu dengan lainnya harus selalu baik. Sesekali melepas emosi karena perselisihan pendapat sebaiknya tidak terjadi sama sekali. Hal ini bisa dipastikan dan sebenarnya bisa menjadi buah apabila antara satu dengan lainnya sudah bisa saling menghormati, bisa saling menghargai, dan bisa saling mempercayai.

Komunikasi yang baik harus terjalin antara atasan dengan bawahan dan dengan sesama bawahan. Dengan komunikasi yang baik, bisa ditemukan penyebab dari suatu kesalahan dan tidak menutup kemungkinan untuk ditemukan solusinya bersama.

Baca juga: 7 Pekerjaan yang Cocok Untuk Usia 35 Tahun, Apa Saja?

8. Membangun Rasa Saling Percaya

Harus ada rasa saling percaya dalam tim supaya semuanya bekerja dengan baik. Menghormati satu sama lain ternyata akan kurang bila tidak ada rasa percaya satu sama lain.

Seperti misalnya ditemui ada kesalahan kerja atau kekurangan karena seseorang. Siapa saja yang bersalah harus mengakuinya dan siapa saja yang tidak merasa melakukannya jangan terpaku untuk menyalahkan anggota lain.

9. Menjadikan Setiap Anggota Bisa Diandalkan

Selanjutnya adalah untuk memastikan bahwa setiap anggota bisa diandalkan. Jangan sampai ada anggota yang belum bekerja keras sehingga performa tim tidak maksimal. Mencari akar permasalahan mengapa ada anggota yang demikian bisa dilakukan. Namun Anda juga bisa turun tangan langsung, melatih supaya ia bisa maksimal dalam bekerja.

10. Memastikan Semua Memiliki Visi dan Misi yang Sama

Jika semua anggota sudah sejalan alias memiliki visi dan misi yang sama, maka tak akan sulit untuk memaksimalkan kinerja tim. Tim yang baik dan efektif pun bukanlah hal yang sulit dicapai jika semuanya sudah bekerja seirama. Anda bisa memastikan hal ini terlebih dahulu untuk mendapatkan tim yang baik.

Pastikan bahwa visi dan misi perusahaan mereka ketahui. Jika ada misi khusus yang dimiliki tim, maka pastikan mereka memahaminya.

Baca juga: Prospek Kerja Ilmu Administrasi Negara 10 Profesi yang Dapat Anda Geluti

11. Memiliki Keterampilan Kepemimpinan yang Baik

Khusus untuk Anda yang mencari cara membuat tim menjadi efektif ini namun posisi Anda adalah seorang atasan. Anda harus meng upgrade kemampuan kepemimpinan Anda. Sebab mungkin saja beberapa hal di atas dan di bawah ini telah terwujud namun masih saja ada yang membuat tim belum efektif kinerjanya.

Mungkin, di sini Anda lah penyebabnya. Kemampuan kepemimpinan sangat berpengaruh terhadap performa. Menjadi pemimpin yang berwibawa, bisa diandalkan, mau menerima saran, menurut aturan perusahaan, ,menjadi role model yang baik, adalah beberapa hal yang bisa dilakukan.

12. Menjadikan Semua Anggota Punya Komitmen

Tidak cukup pabila semua anggota harus bekerja, tahu job desc nya, bisa memiliki hubungan yang baik satu sama lain, dan bisa terbuka terhadap atasan. Akan jauh lebih baik apabila masing-masing anggota memang memiliki komitmen.

Komitmen untuk bisa bekerja sama dalam tim dan memenangkan kompetisi antara tim satu dengan tim lain. Sebuah komitmen untuk selalu mengerjakan job desc nya dengan baik dan maksimal supaya hasilnya tidak biasa saja.

13. Mengendalikan Anggota

Hal terakhir yang tak ketinggalan adalah untuk mengendalikan anggota. Anggota yang terkendalikan dengan baik akan memiliki kinerja yang terkontrol. Boleh-boleh saja sangat terbuka dengan mereka dan membolehkan mereka santai, namun jangan sampai lepas kendali terhadap bawahan Anda.

Tim yang Solid Akan Menjadikan Kinerja Optimal

Hasil yang didapat dari sebuah tim yang solid tak lain adalah kerja keras bersama yang bagus. Tercipta kerja keras dan kerja sama sekaligus sehingga tugas yang diberikan pada tim bisa terkerjakan dengan baik, Performa tim juga akan bagus sehingga bisa disukai oleh atasan-atasan.

Info cara membangun tim kerja yang baik dan efektif di atas akan membantu Anda dalam mendapatkannya. Bisa dicoba satu per satu dari cara yang paling awal sampai akhir. Pengalaman bekerja dalam tim bisa dimiliki, memiliki tim yang solid pun didapatkan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.