10 Tips Untuk Bersikap Tenang Sekaligus Berwibawa

bersikap tenang dan berwibawa

Seseorang yang bersikap tenang dan berwibawa cenderung disegani oleh orang sekitarnya. Apalagi dalam dunia kerja yang selalu erat kaitannya dengan interaksi satu sama lain. Sikap yang demikian ini bisa membentuk Anda untuk menjadi sosok yang berkharisma.

Mungkin tidak sedikit yang menganggap manakala kepribadian berwibawa itu akan tumbuh sendirinya. Namun, sebetulnya tidak demikian. Sebab, terdapat langkah-langkah khusus yang dapat mengarahkan Anda untuk menjadi orang yang kharismatik. Yang mana figur yang demikian ini akan menjadi bintang di lingkungan sekitarnya.

Maka dari itu, pada artikel ini, khususnya dalam bagian selanjutnya, akan dibahas mengenai bagaimana tips yang paling tepat supaya bisa membentuk sikap yang tenang dan penuh wibawa.

Tips untuk Bersikap Tenang dan Berwibawa Agar Disegani

Apabila digambarkan, figur yang mempunyai kewibawaan dapat diartikan sebagai sosok yang pandai menempatkan diri. Kemudian, orang yang tenang akan senantiasa mampu menghadapi masalah yang datang secara baik. Artinya, mereka cenderung tidak mudah panik. Bahkan, orang yang memiliki kedua sikap ini atau yang telah menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, sudah terlihat dari raut wajahnya.

Lalu, bagaimana tips yang dapat diimplementasikan guna mempunyai kepribadian yang demikian ini? Jawabannya ada di bawah ini.

1. Selalu Perhatikan Penampilan Anda

ilustrasi pakaian sebagai upaya bersikap tenang dan berwibawa

Penampilan merupakan hal pertama yang akan disorot oleh orang saat melihat Anda. Bahkan, seorang narasumber yang mengisi suatu acara tertentu pun dilihat dari penampilannya terlebih dahulu. Apabila seorang narasumber tersebut mencerminkan penampilan yang baik, maka audien cenderung akan tertarik untuk mendengarkan informasi yang akan disampaikan.

Begitu pula sebaliknya. Manakala Anda tidak memperhatikan penampilan. Dengan kata lain, ala kadarnya saja, maka orang lain cenderung sulit untuk memandang Anda. Meskipun Anda memiliki skill tertentu, jika penampilan kurang mendukung, maka kurang diperhatikan.

Karenanya, sebaiknya Anda selalu memperhatikan penampilan. Dengan demikian, orang akan tertarik atas apa yang Anda sampaikan.

Baca juga: 5 Perbedaan PNS Pusat dan PNS Daerah yang Wajib Anda Tahu

2. Jangan Lupa Untuk Mengatur Nada Bicara Dengan Benar

Nada bicara dapat menjadi hal membuat orang lain salah paham. Bukan berarti Anda harus selalu menggunakan nada bicara rendah supaya orang lain tidak sakit hati. Namun, Anda harus mengerti bagaimana penempatan dalam penggunaan nada bicara tersebut.

Sebagai contoh, saat Anda berbicara dengan orang yang lebih tua atau atasan di kantor, maka nada bicara harus sopan. Tidak boleh kemudian terlihat seperti membangkang. Berbeda lagi apabila Anda berhadapan dengan teman sendiri.

3. Cara Duduk Juga Tidak Boleh Diabaikan

foto cara duduk sebagai upaya bersikap tenang dan berwibawa

Berikutnya, berkaitan dengan kebiasaan saat duduk pun tidak dapat dilupakan. Anda harus mengerti bagaimana cara yang benar untuk memposisikan diri di tempat umum. Termasuk juga di dalamnya ketika duduk.

Hal ini sekaligus sebagai bukti apabila etika merupakan aspek yang sangat penting. Terlebih, masyarakat Indonesia menjunjung tinggi etika, sehingga Anda tidak boleh bersikap semena-mena.

Baca juga: 10 Tips Posisi Sikap Duduk Yang Benar Dan Sehat

4. Memperhatikan Lawan Bicara Saat Sedang Berkomunikasi

Selanjutnya, Anda juga harus memperhatikan cara berbicara saat berkomunikasi dengan orang lain. Jangan sampai menimbulkan misunderstanding sampai kerancuan. Anda harus berbicara secara jelas supaya maksud dari pokok pembahasan yang akan disampaikan tersalurkan seutuhnya.

Ketika orang lain mengajak Anda berkomunikasi pun tentunya Anda harus bisa menghargai mereka. Dengan cara, menatap mata lawan bicara saat mereka sedang berdiskusi dengan Anda. Bukan berarti menatap dengan kemarahan.

Namun, tatapan ini dimaksudkan supaya lawan bicara merasa mendapatkan perhatian penuh dari Anda. Karena itu, mereka cenderung akan lebih nyaman untuk melanjutkan komunikasi. Manakala Anda mampu menghargai orang lain, maka mereka pun akan menghargai Anda.

5. Memperluas Wawasan

ilustrasi orang yang berwawasan

Wawasan menjadi aspek yang tidak dapat ditinggalkan. Apabila Anda mempunyai wawasan yang luas, maka kegiatan diskusi yang diikuti bisa berjalan dengan baik. Sebab, Anda bisa mengerti kemana arah diskusi harus dibawa. Pemikiran yang Anda berikan pun tidak akan melenceng dari topik utama.

Berbeda jika ternyata Anda tidak mempunyai wawasan yang cukup. Orang lain cenderung tidak akan mendengarkan yang Anda utarakan. Maka dari itu, Anda harus terus memperluas wawasan. Salah satu langkah yang bisa dilakukan, yakni dengan membaca buku.

Sebagaimana pepatah bijak mengatakan bahwa buku adalah sumber ilmu, maka Anda bisa membaca untuk memperkaya pengetahuan. Semakin banyak buku yang diselesaikan, wawasan pun akan semakin luas.

Baca juga: 13 Cara Mengembangkan Potensi Diri Untuk Berprestasi

6. Jangan Pernah Minder

Kunci utama supaya orang lain percaya dengan apa yang Anda sampaikan, yaitu Anda harus percaya terhadap diri sendiri. Apabila ternyata Anda tidak percaya pada diri sendiri, lalu bagaimana orang lain akan mempercayai Anda?

Karena itu, saat berada di depan publik, sebaiknya Anda menyingkirkan rasa minder. Seorang pemimpin hadir untuk diikuti, bukan justru takut dengan orang banyak.

7. Senantiasa Bersikap Sopan

Pada dasarnya, termasuk juga menurut Islam, orang harus senantiasa berperilaku sopan. Sopan berarti mampu menghargai orang lain. Juga bisa menempatkan diri dengan tepat. Yang mana hal ini bisa diwujudkan manakala Anda mengerti etika berperilaku.

Ketika berada di depan orang yang lebih tua, maka kesopanan menjadi aspek yang tidak bisa disingkirkan. Tidak menutup kemungkinan pula untuk selalu sopan walaupun yang Anda hadapi adalah orang yang lebih muda. Sopan bukan berarti mengagungkan seseorang, tetapi menghargai mereka.

8. Murah Senyum dan Ramah

ilustrasi murah senyum

Orang yang murah senyum serta ramah relatif lebih disukai dibandingkan orang yang pemarah. Maka dari itu, Anda harus bisa mengontrol emosi. Apalagi saat berada di lingkungan kerja, juga di lingkungan masyarakat.

Senyum tidak akan merugikan Anda. Justru akan berdampak baik bagi kesehatan. Jadi, jangan lupa untuk senyum ya. Termasuk juga saat bertemu orang lain.

Baca juga: 10 Cara Menjaga Semangat Kerja Agar Tetap Membara

9. Hindari Negative Thinking

Bersikap tenang bisa diwujudkan melalui penghapusan pikiran negatif. Yang mana hal-hal negatif apabila tidak dihilangkan bisa mempengaruhi performa Anda. Bahkan, bisa membawa diri Anda untuk tenggelam dalam aura yang bersifat negatif pula.

Karenanya, Anda harus membuang pikiran negatif yang muncul. Mulailah untuk selalu memandang sesuatu dari sisi positifnya.

10. Bijaksana dan Bertanggung Jawab Penuh

Orang yang berwibawa tidak bisa dilepaskan dari sikap bijaksana serta tanggung jawab. Maka dari itu, Anda harus menanamkan kedua sikap ini. Saat menghadapi suatu permasalahan, tentu harus dihadapi dengan bijaksana. Lalu, jika Anda diberi kepercayaan, maka harus dijalankan dengan tanggung jawab penuh.

Di atas telah dijelaskan mengenai cara untuk bersikap tenang dan berwibawa. Anda dapat menerapkan beberapa tips yang telah dipaparkan guna menjadi sosok yang diinginkan atau disegani orang sekitar. Mereka yang memiliki wibawa, cenderung akan lebih dihargai, karena pendapat yang diutarakannya biasanya mengarah ke hal yang benar.

Karenanya, baik dalam masyarakat maupun dalam dunia pekerjaan, Anda harus menjadi pribadi yang pandai memposisikan diri. Dalam hal ini, Anda pun harus fleksibel. Yang mana maksudnya adalah tidak mudah kaget saat menghadapi suatu masalah.

Sebaliknya, masalah yang datang tersebut harus diselesaikan melalui solusi yang membangun. Dengan demikian, memahami cara untuk bersikap tenang dan berwibawa di segala situasi tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang sekitar.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.