7 Langkah Pensiun Dini PNS, Termasuk Batas Usia Pensiun PNS Terbaru

batas usia pensiun pns terbaru

Pengajuan pensiun dini merupakan hal yang wajar dilakukan oleh para pegawai PNS dengan beberapa faktor tertentu.

Tentu saja untuk mengajukan hal tersebut ada beberapa prosedur dan ketentuan yang harus diperhatikan termasuk bagi PNS struktural.

Salah satunya yaitu batas usia pensiun PNS terbaru di tahun 2021 ini.

Maka dari itu, ada baiknya mencari informasi terkait hal tersebut sebelum mengajukan pensiun dini secara resmi pada instansi.

Sebenarnya langkah dan prosedur pensiun dini PNS di tahun ini tidak banyak berbeda dengan tahun sebelumnya.

Namun demikian ada baiknya memastikan persyaratan berdasarkan peraturan terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Agar pengajuan pensiun dapat diterima dengan baik, berikut ini 7 langkah pensiun dini PNS di tahun 2021.

Diskusikan Dengan Atasan

Melakukan pengajuan pensiun dini secara resmi memang harus melalui proses administrasi.

Namun sebelum melangkah pada hal tersebut, sebaiknya utarakan niatan tersebut lebih dahulu dengan atasan yang bertanggung jawab terhadap Anda.

Carilah waktu yang tepat lalu lakukan diskusi secara personal untuk mengutarakan niatan pensiun dini.

Termasuk memberikan alasan yang jelas tentang penyebab permintaan pengajuan pensiun dini tersebut.

Baca juga: 5 Cara Menghadapi Atasan yang Tidak Menyukai Kita

Perhatikan Batas Usia Pensiun PNS Terbaru

Selanjutnya yang harus diperhatikan sebelum melakukan pengajuan pensiun dini yaitu batas usia pensiun PNS terbaru.

Terutama karena dalam hal ini mengajukan pensiun sebelum masanya.

Menurut undang-undang no. 5 tahun 2019 Pasal 87 Bab Pemberhentian, pensiun dini dapat diajukan dengan beberapa alasan tertentu.

Termasuk berhenti atas permintaan sendiri dan telah mencapai batas usia pensiun.

Adapun untuk batas usia pensiun inilah yang harus diketahui lebih dahulu.

Dikatakan dalam undang-undang bahwa untuk dapat mengajukan pensiun dini, maka PNS struktural sebaiknya minimal berusia 45 tahun.

Maka dari itu jika belum memenuhi persyaratan tersebut, kemungkinan besar pengajuan pensiun dini tidak dapat diproses lebih lanjut.

Memenuhi Syarat Masa Kerja Minimal

Bukan hanya tertera adanya syarat usia minimal saja, namun terdapat persyaratan masa kerja minimal sesuai undang-undang.

Bagi yang hendak mengajukan pensiun dini, maka diwajibkan untuk memenuhi masa kerja minimal selama 20 tahun.

Sehingga meskipun sudah berusia 45 tahun namun masa kerja tidak mencukupi, maka pengajuan pensiun juga tidak dapat diproses lebih lanjut.

Dengan adanya kedua syarat yang saling terkait tadi, sebaiknya pastikan bahwa syarat-syarat ini terpenuhi.

Supaya Anda tidak perlu membuang waktu menyiapkan berkas-berkas penting yang diperlukan untuk mengajukan pensiun.

Tanpa memenuhi syarat batasan usia dan masa kerja minimal, sudah tentu pengajuan pensiun dini tidak akan diterima.

Menyiapkan Permohonan Tertulis

ilustrasi berkas tertulis yang dipersiapkan untuk pensiun dini

Lain halnya jika kedua persyaratan sebelumnya sudah terpenuhi, yaitu memiliki masa kerja minimal 20 tahun dan batas usia minimum 45 tahun.

Jika memang sudah mengantongi syarat tersebut, maka dapat berlanjut dengan menyiapkan permohonan pengajuan pensiun dini secara tertulis.

Adapun untuk PNS struktural, permohonan ini harus memberikan informasi lengkap terkait data sebagai pegawai PNS resmi.

Data-data tersebut umumnya meliputi informasi tentang nomor pegawai, hingga informasi terkait instansi, usia, dan masa kerja yang bersangkutan.

Baca juga: Syarat Pensiun Dini PNS: 17 Berkas yang Harus Dipersiapkan

Menyiapkan Berkas Administrasi

Langkah selanjutnya dalam mengajukan pensiun dini PNS tahun 2021 ini yaitu menyiapkan seluruh berkas administrasi yang disyaratkan.

Setiap instansi atau daerah bisa jadi memiliki syarat administrasi yang sedikit berbeda.

Maka dari itu tanyakan lebih dulu apa saja surat dan berkas administrasi yang harus disertakan sebelum mengajukan permohonan pensiun dini secara resmi.

Secara umum berkas administrasi ini terdiri dari beberapa hal, yaitu meliputi fotokopi berkas kepegawaian, termasuk kartu pegawai, SK Pegawai Negeri Sipil, hingga SK jabatan struktural terakhir yang masih berlaku.

Kemudian sertakan juga berkas-berkas berupa data pribadi seperti misalnya fotokopi KTP, kartu keluarga, akta lahir, akta nikah, NPWP, hingga buku rekening bank yang digunakan untuk pembayaran gaji bulanan.

Terakhir lengkapi dengan berkas tambahan yang bisa berbeda-beda di setiap daerah, contohnya pas foto terbaru dengan background tertentu.

Mengajukan Berkas Secara Resmi

ilustrasi mengajukan berkas

Apabila telah memenuhi semua persyaratan di atas, baik permohonan tertulis hingga kelengkapan berkas administrasi, maka pengajuan dapat dilakukan secara resmi.

Cari tahu informasi tentang penyerahan berkas tersebut sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh daerah atau instansi Anda.

Supaya tidak salah dalam mengajukan berkas pensiun dini secara resmi.

Umumnya berkas ini harus diberikan pada Pejabat Pembina Kepegawaian pada Badan Kepegawaian yang berwenang di daerah atau instansi Anda.

Sehingga seluruh berkat tersebut akan diperiksa dan diproses untuk mendapatkan persetujuan teknis.

Apabila persetujuan teknis diperoleh, maka barulah perintah untuk penerbitan SK dapat diberikan.

Baca juga: Syarat Naik Pangkat PNS: Lakukan 3 Hal Ini Agar Mudah Promosi

Menunggu SK Pensiun

Setelah semua berkas diajukan dan diterima secara resmi oleh instansi, maka yang bisa dilakukan selanjutnya yaitu menunggu hingga SK pensiun diterbitkan.

Dengan penerbitan SK pensiun, maka selanjutnya Anda akan berhak memperoleh seluruh tunjangan pensiun maupun hak-hak lainnya yang diatur oleh undang-undang.

Dengan SK tersebut, informasi mengenai masa aktif pensiun juga akan diberikan.

Sehingga sesuai dengan masa aktif pensiun tersebut, Anda sudah dapat memulai hari pensiun secara resmi.

Itulah informasi tentang 7 langkah pensiun dini PNS di tahun 2021, termasuk informasi batas usia pensiun PNS terbaru.

Sehingga jika berencana mengajukan pensiun dini pada instansi Anda, sebaiknya ikuti seluruh langkah yang sudah tercantum di atas.

Dengan demikian proses pengajuan pensiun berjalan lancar dan dapat diterima sepenuhnya.

Termasuk tidak mendapatkan masalah dalam hal penerimaan uang pesangon, tunjangan pensiun, dan sebagainya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.